Viral Menu MBG Ramadan di Yogyakarta Mirip Snack Rapat, Ini Tanggapan Sekda DIY
Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di DIY selama bulan Ramadan memunculkan diskursus publik terkait standar gizi.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Joko Widiyarso
Langkah ini diperlukan untuk mengetahui apakah menu tersebut merupakan inisiatif sepihak dari SPPG atau telah melalui persetujuan sekolah.
"Kita juga akan konfirmasi juga, ini kan dulu sudah ada itu perjanjiannya, jadi daftar menu itu sudah diinformasikan ke sekolah juga," jelasnya.
"Jadi apakah ini tanpa pengetahuan sekolah atau sudah sepengetahuan sekolah gitu lho, menu MBG-nya itu. Itu kan harus diverifikasi dulu sebelum kita kemudian melihat sesuatu ini harus diambil kebijakan seperti apa.
Tantangan pemenuhan SLHS
Satgas MBG DIY juga tengah menghadapi tantangan lainnya terkait pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) oleh SPPG.
Aspek sanitasi ini krusial untuk mencegah berulangnya insiden kesehatan, seperti keracunan makanan di masa lalu. Namun, kepatuhan SPPG dalam mengurus sertifikasi ini masih tergolong rendah.
"Pertama kita bicara masalah progres terkait dengan standar sanitasi layak itu. Tapi ternyata kan tidak bisa semua memenuhi itu. Masih persentasenya sangat sedikit sekali untuk sertifikat SLHS," ungkap Ni Made.
Ia mengakui bahwa akselerasi kepemilikan SLHS berjalan lamban dan menjadi salah satu bahan evaluasi utama pemerintah daerah.
"Itu kayaknya majunya juga nggak terlalu cepat ya. Itu sedikit, masih nggak tahu itu kesulitannya di mana. Saya juga nggak tahu itu, apakah mereka menganggap itu tidak terlalu penting atau gimana ya. Apa ya, progresnya itu nggak signifikan gitu lho."
Situasi ini menempatkan Pemda DIY pada posisi yang menuntut evaluasi berlapis.
Di satu sisi, pemerintah daerah harus memantau mitigasi risiko higiene. Di sisi lain, momentum Ramadan memunculkan variabel baru terkait modifikasi menu.
"Kalau evaluasi kan tetap kita lakukan. Cuman kan tidak seperti dulu lagi berkala yang setiap seminggu sekali karena terjadi, ya mudah-mudahan tidak lagi ya keracunan itu," tuturnya.
"Sekarang kan isunya menjadi berbeda ketika ini masuk bulan puasa, dari sisi jenis makanannya ini yang seperti apa.
Mengapa MBG tetap jalan saat Ramadan?
Sebelumnya, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DI Yogyakarta memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Mengacu pada regulasi terbaru, distribusi makanan akan disesuaikan dalam bentuk kemasan sehat yang memungkinkan sekolah mengemasnya sebagai sarana buka puasa para siswa.
Kepala Disdikpora DIY, Suhirman menyatakan bahwa skenario penyaluran MBG selama bulan puasa mengalami penyesuaian teknis di lapangan.
| Info Cuaca DIY Sepekan ke Depan Menurut BMKG: Potensi Hujan Sedang-Lebat |
|
|---|
| Hasil Asesmen Korban Daycare Little Aresha, Terungkap Kondisi Fisik Psikis dan kognitif Anak-anak |
|
|---|
| Ketua DPC PDIP Kota Jogja Eko Suwanto Dukung Kenaikan Kesejahteraan Bagi Buruh |
|
|---|
| KORMI DIY Siap Gelar Forda II 2026, Pendaftaran Peserta Dimulai Pertengahan Mei |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca DIY Besok Sabtu 2 Mei 2026: Sejumlah Wilayah Berawan dan Hujan Ringan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Paket-Makan-Bergizi-Gratis-MBG-dibagikan-kepada-siswa-di-DI-Yogyakarta-saat-bulan-Ramadan.jpg)