Sosok Almas Azzahra, Arsitek Lulusan Austria Wakil DIY di Ajang Puteri Indonesia 2026
Almas ternyata Azzahra tak sekadar mengandalkan paras cantik, namun juga kapasitas intelektual mumpuni dengan latar belakang arsitek
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Almas Azzahra, arsitek lulusan ITB dan Austria yang akan jadi wakil DIY di ajang Puteri Indonesia 2026
- Baginya, keputusan terjun ke dunia beauty pageant sekelas Puteri Indonesia 2026 bukan sebatas untuk mencari panggung menuju popularitas.
- Targetnya bisa memberikan yang terbaik sebagai perwakilan Yogyakarta yang membanggakan, sekaligus menorehkan prestasi
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Teriknya matahari di Balai Kota Yogyakarta, Jumat (20/2/2026) siang, sama sekali tak memudarkan senyum merekah dari wajah Almas Azzahra.
Mengenakan selempang ungu bertuliskan 'Puteri Indonesia DI Yogyakarta 2026' dan mahkota berkilau, perempuan berusia 25 tahun tersebut tampil begitu anggun.
Akan tetapi, sepanjang Tribun Jogja berbincang dengannya, terkuak bahwa Almas bukanlah sosok "Puteri" yang sekadar mengandalkan paras cantik semata.
Bagaimana tidak, Almas ternyata merupakan seorang petarung di dunia arsitektur, sebuah industri yang selama ini identik dengan dominasi kaum laki-laki.
"Background saya memang arsitek. Saya lulusan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Vienna University of Technology di Austria," tuturnya.
Tak Sebatas Cari Panggung Popularitas
Bagi Almas, keputusan terjun ke dunia beauty pageant sekelas Puteri Indonesia 2026 bukan sebatas untuk mencari panggung menuju popularitas.
Ya, ia memboyong sebuah misi besar, yakni membuktikan bahwa perempuan bisa berdaya di bidang apapun, termasuk profesi yang ditekuni olehnya saat ini.
"Saya ingin membuktikan bahwa perempuan juga bisa mewujudkan mimpi-mimpinya, regardless profesi apapun itu, termasuk di industri yang didominasi pria," tegasnya.
Lahir dan besar di Kota Pelajar, Almas menempuh pendidikan dari jenjang PAUD sampai SMA di Yogyakarta.
Sebelum akhirnya memutuskan merantau ke Bandung untuk mengenyam bangku kuliah.
Pengalamannya sebagai Dimas Diajeng Kota Yogyakarta pada 2021, dan berlanjut jadi juara 2 di tingkat provinsi, memberi batu pijakan penting yang membentuk mentalitasnya.
Kini, Almas pun terpilih sebagai satu-satunya wakil dari DIY yang akan berlaga di kontes kecantikan Puteri Indonesia 2026 tingkat nasional, pada 24 April 2026 mendatang.
Menurutnya, menjadi sebuah kebanggaan sekaligus tantangan tersebdiri, ketika didapuk bersanding dengan sedikitnya 45 finalis lain dari berbagai penjuru Nusantara.
"Targetnya tentu bisa memberikan yang terbaik, bisa menjadi perwakilan Yogyakarta yang membanggakan, sekaligus menorehkan prestasi, seperti pendahulu-pendahulu sebelumnya," ucapnya.
Baca juga: Cerita Santri Darul Ashom di Godean Sleman, Mengejar Cita-cita Jadi Pengajar Agama bagi Tunarungu
Sosok Lengkap dengan Kapasitas Intelektual
| Long Weekend Peringatan Kenaikan Yesus Kristus, 14 Ribu Penumpang KA Turun di Stasiun Yogyakarta |
|
|---|
| Jejak Rasa di Selatan Yogyakarta: Menyesap Gurihnya Kaldu Gajih di Soto Sapi Mbah Tirto |
|
|---|
| Pemkot Yogyakarta Kumpulkan Ratusan Takmir Masjid, Beri Pembekalan Soal Higienitas Hewan Kurban |
|
|---|
| Sinergi SMA Kolese De Britto dan SMA PL Yogya, Menimba Makna Hidup Lewat Karya 'Sumur Tanpa Dasar' |
|
|---|
| Laporan Aktivitas Kegempaan Gunung Merapi Kamis 14 Mei 2026 Siang Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Almas-Azzahra.jpg)