Program MBG di DIY Tetap Lanjut Selama Ramadan, Menu Disajikan dalam Bentuk Makanan Kemasan Sehat
Skenario penyaluran MBG di DIY selama bulan puasa tidak akan diliburkan, melainkan mengalami penyesuaian teknis di lapangan.
Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
Hal ini dilakukan agar siswa dapat membawa pulang paket tersebut atau menyimpannya untuk dikonsumsi bersama di sekolah saat azan Magrib.
"Iya, (makanan) kemasan yang bisa digunakan untuk buka puasa. Untuk hal itu (waktu pembagian), nanti silakan dikoordinasikan antara pihak sekolah dengan SPPG," tambah Suhirman.
Kebijakan BGN
Dilansir Tribunjogja.com dari laman resmi Badan Gizi Nasional (BGN), penyesuaian jadwal dan skema penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk periode Februari hingga Maret 2026 mengalami penyesuaian.
Langkah ini diambil guna menyelaraskan distribusi dengan hari libur nasional serta pelaksanaan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah.
Berdasarkan kebijakan terbaru, distribusi MBG dihentikan sementara selama libur Tahun Baru Imlek pada 16-17 Februari dan berlanjut pada periode awal Ramadan, yakni 18-22 Februari 2026.
Layanan akan kembali beroperasi secara normal pada Senin, 23 Februari 2026.
Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa penyesuaian ini telah diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelayanan Program MBG pada Bulan Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah serta Libur Tahun Baru Imlek 2026.
"Penyesuaian pelayanan MBG pada periode hari libur dan cuti bersama dimaksud bersifat sementara dan tidak mengubah petunjuk teknis secara permanen. Setelah periode libur berakhir, pelayanan MBG kembali mengikuti ketentuan operasional normal sesuai juknis yang berlaku," ujar Dadan.
Dua Skema Distribusi
Selama bulan puasa, BGN menerapkan dua skema distribusi yang berbeda berdasarkan profil penerima manfaat di setiap wilayah.
Di wilayah dengan mayoritas penerima manfaat yang tidak menjalankan ibadah puasa, menu siap santap akan tetap dibagikan sesuai jadwal normal.
Namun, bagi wilayah dengan mayoritas penerima manfaat yang menjalankan ibadah puasa, menu MBG akan dialihkan menjadi makanan kemasan sehat.
Perubahan ini dimaksudkan agar bantuan gizi tetap relevan dan dapat dikonsumsi saat waktu berbuka atau sahur.
"Di wilayah dengan mayoritas penerima manfaat yang menjalankan ibadah puasa, MBG dapat diberikan dalam bentuk makanan kemasan sehat," kata Dadan.
Selain periode awal Ramadan, BGN juga menjadwalkan penghentian distribusi sementara saat libur dan cuti bersama Idul Fitri pada 18-24 Maret 2026. Kebijakan ini berlaku bagi seluruh sasaran, baik peserta didik maupun nonpeserta didik.
Sebagai bentuk kompensasi atas hari libur tersebut, pemerintah akan mendistribusikan bantuan lebih awal melalui mekanisme paket bundling kemasan sehat. Pendistribusian serentak akan dilakukan pada Selasa, 17 Maret 2026.
Dadan memerinci, setiap penerima akan mendapatkan satu paket makanan kemasan sehat untuk hari tersebut, ditambah tiga paket bundling untuk alokasi konsumsi hari Rabu hingga Jumat (18-20 Maret 2026).
| Update Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini, Senin 1 Juni 2026 Pukul 13.00 WIB |
|
|---|
| Misteri Api di Rumah Warga Sleman: FTME UPN dan BPPTKG Teliti Kali Konteng di Seyegan |
|
|---|
| Update Harga Emas Antam, Galeri24 dan UBS Hari Ini, Senin 1 Juni 2026 Pukul 10.00 WIB |
|
|---|
| Blarrr, Ledakan Dahsyat Guncang Pemukiman Padat Penduduk di Biak, 5 Tewas, 3 Hilang |
|
|---|
| Geblek Tempe Supriyanti Kini Berlabel Halal, 139 Produk di Deswita Jatimulyo Juga Disertifikasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kadisdikpora-DIY-Suhirman-1862025.jpg)