Kendalikan Risiko Leptospirosis, Dinkes Kota Yogya Perkuat Sistem Deteksi
Setiap pasien demam dengan faktor risiko langsung dipertimbangkan kemungkinan leptospirosis
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Yoseph Hary W
Penularan biasanya terjadi ketika seseorang berkontak langsung dengan air, tanah, atau lingkungan yang tercemar urine hewan yang terinfeksi.
"Kelompok dengan risiko tinggi antara lain pekerja sawah, perkebunan, peternakan, rumah potong hewan petugas kebersihan," tandasnya.
"Masyarakat yang sering beraktivitas di lingkungan berisiko seperti genangan air hujan, banjir, area peternakan, lingkungan dengan populasi tikus tinggi, dan sanitasi buruk juga rentan terpapar," pungkas Anandi. (aka)
Baca Juga
| Gelar Kerja Bakti Massal Tiap Jumat, Wali Kota Yogyakarta Instruksikan ASN Bawa Sapu hingga Arit |
|
|---|
| Jemaah Kloter I Masuk Hotel Asrama Haji DIY, Langsung Dapat Kartu Nusuk dan Uang Saku Rp 3,5 Juta |
|
|---|
| PKB DIY Angkat Sosok 'Kartini Nyata', Perjuangan Perempuan Inspiratif dari Berbagai Wilayah di DIY |
|
|---|
| Peringati Hari Kartini, Astra Motor Yogyakarta Edukasi Pengendara Wanita Soal Manajemen Emosi |
|
|---|
| ISI Yogyakarta Sambut 4.457 Peserta UTBK-SNBT 2026, Perketat Pengawasan Untuk Cegah Perjokian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sebanyak-76-kasus-leptospirosis-terjadi-di-klaten-pada-2025.jpg)