Nakhodai FPTI Sleman, Untung Basuki Siap Bawa Cabor Panjat Tebing Berprestasi
Untung berkomitmen mengemban amanah ini untuk memperkuat pembinaan atlet dan membawa cabor panjat tebing Sleman meraih prestasi
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- FPTI Sleman punya kepengurusan baru. Untung Basuki Rahmat resmi jadi Ketua Umum periode kepengurusan 2025-2029.
- Program kaderisasi akan mulai dijalankan dengan roadshow ke sekolah- sekolah di Bumi Sembada.
- Bupati Sleman Harda Kiswaya menyatakan mendukung cabor panjat tebing dengan fasilitasi latihan yang memadai.
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) di Kabupaten Sleman mempunyai kepengurusan baru. Untung Basuki Rahmat resmi didapuk sebagai Ketua Umum periode kepengurusan 2025-2029.
Di bawah kepemimpinannya, Untung berkomitmen mengemban amanah ini untuk memperkuat pembinaan atlet dan membawa cabor panjat tebing Sleman meraih prestasi yang lebih tinggi di kancah regional, nasional hingga internasional.
"Semoga kepengurusan FPTI yang baru, semangat baru dan kekompakan bisa menjadikan cabor panjat tebing ini juara umum di kejuaraan berikutnya. Bisa memanjat lebih tinggi, bukan hanya bicara level lokal dan nasional tapi level internasional," kata Untung, saat memberi sambutan setelah dilantik oleh Ketua FPTI DIY, Didik Wardaya di Pendopo DPRD Sleman, Jumat (30/1/2026).
Roadshow ke sekolah- sekolah
Pria yang juga anggota DPRD Sleman periode 2024-2029 ini mengatakan, setelah resmi dilantik program kaderisasi akan mulai dijalankan di kepengurusan baru dengan mengenalkan Cabor Panjat Tebing roadshow ke sekolah- sekolah di Bumi Sembada. Program peningkatan kemampuan atlet juga akan dijalankan.
Pihaknya mengaku telah berkomunikasi dengan pengurus sebelumnya bahwa organisasi FPTI ini membutuhkan wall climbing atau dinding panjat. Kebutuhan pengadaan sarana prasarana (Sarpras) ini, pernah diusulkan kepada dua Bupati Sleman sebelumnya, namun belum terealisasi. Sebab harga dinding panjat ternyata cukup mahal dikisaran Rp 5-10 miliar. Pihaknya berharap Bupati Sleman saat ini bisa merealisasikannya meksipun ia tidak berani meminta karena keuangan Pemerintah Daerah terkena efisiensi.
Ia kemudian bercerita dirinya menyanggupi untuk mengemban amanah menjadi Ketua FPTI Sleman asalkan kepengurusan organisasi berjalan kompak dan solid. Sehingga target meraih prestasi dan juara umum di seluruh kompetisi yang diikuti bisa terealisasi.
“Ini adalah lembaga pengabdian bukan kepentingan. Mohon dukungan dan sinerginya untuk bersama sama meraih prestasi cabor panjat tebing di Sleman," katanya.
Pemkab Sleman mendukung
Bupati Sleman Harda Kiswaya dalam sambutannya menyampaikan komitmen, Pemkab Sleman mendukung seluruh cabang olahraga di Sleman satu di antaranya cabor panjat tebing. Sebab itu, peningkatan dan pembinaan panjat tebing perlu diimbangi dengan fasilitasi latihan yang memadai. Pihaknya mengaku sudah menyiapkan lahan 2 hektare di Sardonoharjo untuk fasilitas olahraga.
"Soal fasilitas insyaAllah kami sudah menyediakan tanah 2 hektare yang saat ini proses izin ke Gubernur di Kalurahan Sardonoharjo. Nantinya dimanfaatkan untuk Panahanan dan lainnya termasuk panjat tebing," kata Harda. Bupati berharap dengan fasilitasi latihan yang memadai, semangat kepengurusan yang baru, nantinya atlet panjat tebing dapat memberikan prestasi terbaik untuk Sleman.(*)
| Ajang Tari Colour Dance 2026 Hadir di Waterboom Jogja, Perebutkan Hadiah Jutaan Rupiah |
|
|---|
| Road to MJM 2026, Bank Mandiri Dorong Dampak Sosial Berkelanjutan di Sepanjang Jalur Marathon |
|
|---|
| Penitipan Bayi Tanpa Izin di Pakem Sleman, DP3AP2 DIY Pastikan Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak |
|
|---|
| Alasan Para Ortu Bayi Titipkan Buah Hatinya ke Bidan ORP: Sibuk Kerja, Masih Mahasiswa, Belum Nikah |
|
|---|
| Sikapi Evakuasi 11 Bayi di Pakem, Bupati Sleman Janji Perketat Tata Kelola Pengasuhan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Nakhodai-FPTI-Sleman-Untung-Basuki-Siap-Bawa-Cabor-Panjat-Tebing-Berprestasi.jpg)