DPRD Kulon Progo Upayakan Keluarga Lea Bisa Mengakses Bantuan Pemerintah
DPRD Kulon Progo akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar keluarga Lea bisa mendapatkan bantuan.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulon Progo turut merespon permasalahan yang dialami Ariendra Ralea alias Lea (9), pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gembongan, Kapanewon Sentolo.
Sebab Lea harus mengasuh adiknya lantaran ibunya sedang menjalani pengobatan kanker.
Ketua Komisi IV DPRD Kulon Progo, Edi Priyono, mengatakan sudah melakukan kroscek dengan dinas terkait.
Terutama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) serta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA).
"Sudah kami kroscek dan keluarga Lea sudah mengakses bantuan pemerintah seperti BPJS PBI," kata Edi ditemui pada Rabu (28/01/2026).
Meski begitu, terdapat satu kendala yang pihaknya temukan.
Berdasarkan penelusuran, Rubiyanti (36) yang merupakan ibu dari Lea masih berstatus sebagai warga Kabupaten Sleman.
Ia diketahui baru pindah ke Kulon Progo pada 2025 lalu, tinggal di sebuah rumah kontrakan bersama 3 anaknya.
Edi menyebut Rubiyanti juga diketahui baru mengalami permasalahan berupa perceraian dengan suaminya.
"Lantaran yang bersangkutan masih tercatat sebagai warga Sleman, maka agak kesulitan untuk memberikan akses bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo," ujarnya.
Baca juga: Kisah Lea, Pelajar SD di Kulon Progo Ngemong Adiknya ke Sekolah Lantaran Ibunya Jalani Kemoterapi
Upayakan Bantuan
Meski begitu, Edi memastikan pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar keluarga Lea bisa mendapatkan bantuan.
Termasuk memastikan Lea juga mendapatkan pendampingan.
Sebab pihaknya ingin Lea tetap bersekolah hingga tuntas di tengah permasalahan yang dihadapi keluarganya.
Menurutnya, permasalahan anak-anak seperti Lea jadi tanggung jawab semua pihak.
"Jangan sampai karena adanya masalah membuat anak tidak melanjutkan sekolah dan malah menambah persoalan lainnya ke depan," jelas Edi.
| Pemkab Kulon Progo Belum Tentukan Skema WFH, Terkendala Atur Presensi Hingga Kinerja |
|
|---|
| DPRD Kulon Progo Berikan 46 Poin Rekomendasi Sebagai Respon Atas LKPJ Bupati 2025 |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Lepas 384 Calon Jemaah Haji 2026, Mayoritas Kelompok Usia Lanjut |
|
|---|
| Anggota DPRD Kulon Progo Nilai Rencana Fokus MBG untuk Anak Kurang Gizi Lebih Tepat Sasaran |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Kirimkan 24 Kafilah ke MTQ Tingkat DIY 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/DPRD-Kulon-Progo-ketemu-Keluarga-Lea.jpg)