Bantuan Sapi dari Pemkab Kulon Progo Berpotensi Batal Akibat Merebaknya PMK
Jika bantuan ternak tetap disalurkan maka potensi penyebaran PMK di Kulon Progo dikhawatirkan semakin meningkat.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak dan menyerang puluhan ternak di wilayah Kulon Progo.
- Adanya PMK berpotensi membuat bantuan sapi dari Pemkab Kulon Progo di 2026 ini bisa berubah atau bahkan dibatalkan.
- Dikhawatirkan, jika bantuan ternak tetap disalurkan maka potensi penyebaran PMK semakin meningkat.
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak dan menyerang puluhan ternak di Kulon Progo.
Kondisi inipun bisa berdampak pada sejumlah program terkait ternak dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo.
Kepala Bidang Produksi dan Pengembangan Usaha Peternakan, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulon Progo, Bambang Dwi, mengatakan salah satu program yang bisa terdampak adalah bantuan ternak.
"Bantuan hewan ternak berupa sapi ke kelompok ternak jadi program rutin dari Pemkab Kulon Progo," jelas Bambang pada wartawan, Jumat (23/01/2026).
Bantuan sapi di 2026 ini dijadwalkan terealisasi di pertengahan tahun, dengan 8 sapi senilai total Rp77 juta.
Berpotensi Batal
Namun adanya PMK membuat bantuan berpotensi berubah atau bahkan dibatalkan.
Menurut Bambang, jika bantuan ternak tetap disalurkan maka potensi penyebaran PMK semakin meningkat.
Sebab hewan yang jadi bantuan biasanya didatangkan dari luar wilayah Kulon Progo sebagai indukan.
"Hewan ternak dari luar inilah yang berpotensi membawa dan menyebarkan PMK," ujarnya.
Baca juga: Dilaporkan Hilang Sejak Desember 2025, Jasad Warga Ditemukan Jadi Kerangka di Kalibawang Kulon Progo
Bambang mengatakan hewan ternak yang jadi bantuan bisa saja diganti dengan kambing.
Hewan ini sebenarnya juga bisa terpapar PMK, namun potensinya lebih kecil dibandingkan sapi.
Pembatalan bantuan sapi sebelumnya sudah terjadi pada 2025 lalu.
Saat itu sudah dianggarkan 8 sapi untuk 2 kelompok ternak, namun akhirnya batal terealisasi karena saat itu sedang terjadi eskalasi kasus PMK.
"Saat itu bantuannya diubah jadi kambing, jadi kemungkinan tahun ini juga bisa seperti itu," kata Bambang.
Tren Peningkatan Kasus PMK
| Cerita Adhisaka, Wisudawan UMBY yang Tunggangi Sapi saat Acara Wisuda |
|
|---|
| FTI UAJY Serahkan Aplikasi Geotagging ke Pemkab Kulon Progo untuk Pemetaan Potensi Daerah |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Belum Tentukan Skema WFH, Terkendala Atur Presensi Hingga Kinerja |
|
|---|
| Viral Disebut Mirip Pengonsumsi Pil Sapi Asal Magelang, Selebgram Bantul Teojogsel Jalani Tes Urine |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Lepas 384 Calon Jemaah Haji 2026, Mayoritas Kelompok Usia Lanjut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pengambilan-sampel-liur-di-Kulon-Progo.jpg)