Kankemenag Kulon Progo Evaluasi Kinerja Pengawas Madrasah
Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo belum lama ini melakukan evaluasi terhadap kinerja Pengawas Madrasah.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ikrob Didik Irawan
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kulon Progo belum lama ini melakukan evaluasi terhadap kinerja Pengawas Madrasah.
Evaluasi dilakukan dalam pertemuan membahas Penilaian Kinerja Pengawas Madrasah (PKPM).
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Kankemenag Kulon Progo, Muhamad Dwi Putranto mengatakan PKPM merupakan bagian penting dalam meningkatkan profesionalisme pengawas.
"PKPM digelar rutin setiap tahunnya, dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas pengawas madrasah," kata Dwi memberikan keterangannya pada Minggu (18/01/2026).
PKPM tahun ini diikuti oleh 6 Pengawas Madrasah. Masing-masing dari mereka menyampaikan kinerjanya selama setahun terakhir dan membahasnya dalam pertemuan tersebut.
Dwi mengeklaim semua laporan dari pengawas bernilai positif. Namun peran pengawas akan lebih dimaksimalkan, yaitu menginspirasi inovasi dan perubahan positif dalam pendidikan madrasah.
"Selain itu diperlukan pengembangan strategi pendidikan dengan terlibat aktif dalam mengembangkan kurikulum yang relevan dan inovatif," ujarnya.
Baca juga: Ansyari Lubis Soroti Hilangnya Fokus Pemain PSS Sleman Usai Ditahan Persela 1-1
Dwi turut mendorong para pengawas madrasah membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Termasuk peningkatan kualitas guru dan pembelajaran.
Sebab ia menyebut pengawas madrasah sebagai ujung tombak dalam pembinaan mutu pendidikan di lingkup Kemenag. Mereka pun didorong untuk menjalankan tugas dan fungsi dalam pengawasan akademik dan manajerial.
"Seperti penyusunan program, pelaksanaan pembinaan, pemantauan Standar Nasional Pendidikan, serta pembimbingan dan pelatihan guru," jelas Dwi.
Kepala Kankemenag Kulon Progo, Wahib Jamil mengatakan peran pengawas madrasah sangat strategis. Sebab memastikan mutu pembelajaran di madrasah berjalan sesuai standar.
Ia menyebut PKPM jadi momentum bagi semua pihak terkait untuk melakukan evaluasi dan refleksi diri. Hasil evaluasi jadi dorongan untuk terus berinovasi dan berkontribusi nyata pada peningkatan mutu pendidikan madrasah.
"Semoga PKPM tahun ini bisa menghasilkan data yang akurat sebagai bahan pembinaan berkelanjutan," kata Wahib. (alx)
| Guru Besar UGM Minta Pemerintah Menutup Ruang Udara untuk Militer AS |
|
|---|
| UAD Yogyakarta Kukuhkan Empat Guru Besar, Soroti Isu Pendidikan, Media Religi hingga Riset Herbal |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Kirimkan 24 Kafilah ke MTQ Tingkat DIY 2026 |
|
|---|
| Kulon Progo Kekurangan Ratusan Guru Olahraga untuk SD, Andalkan Guru Kelas hingga Honorer |
|
|---|
| Polisi Segera Limpahkan Berkas Perkara Dugaan Pelecehan Seksual Siswi SLB di Yogyakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/EVALUASI-PENGAWAS-MADRASAH.jpg)