Diskusi Web3 di Yogyakarta Tekankan Sport-Tech dan Gaming sebagai Medium Adopsi Nyata

Perkembangan teknologi Web3 dinilai memasuki fase baru dengan penekanan pada adopsi nyata di luar perdagangan aset kripto.

TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
DISKUSI - Diskusi panel “Web3 Game On: Real Adoption Through Sport-Tech & Community Ecosystem” yang digelar di Yogyakarta, Sabtu (18/1), membahas pergeseran pemanfaatan Web3 dari sekadar perdagangan aset kripto menuju adopsi nyata melalui sektor sport-tech dan gaming, dengan melibatkan pelaku proyek Web3, pedagang aset kripto, dan komunitas. 

Sebagai pedagang aset kripto, Tokocrypto berperan menjembatani pengguna dari fiat ke kripto, membantu proyek Web3 menjangkau basis pengguna yang lebih luas, serta membangun kepercayaan melalui proses kurasi dan transparansi. Tokocrypto juga aktif mendukung edukasi dan literasi Web3 melalui berbagai kegiatan komunitas dan acara offline.

Sementara itu, perwakilan Cryptosiast Community, Fandi Achmad, menekankan bahwa keberlanjutan proyek Web3 sangat ditentukan oleh kualitas pengalaman pengguna dan tingkat keterlibatan komunitas. Menurutnya, pengalaman berbasis gim, acara komunitas, dan keterlibatan dalam aktivitas olahraga memiliki peran besar dalam membangun loyalitas komunitas dibandingkan sekadar insentif token.

Menutup diskusi, para panelis sepakat bahwa agar Web3 gaming dan sport-tech dapat benar-benar menjadi arus utama, fokus pengembangan harus diarahkan pada pengalaman pengguna yang relevan dan seamless, tanpa membebani pengguna dengan kompleksitas teknis Web3. Nilai utama harus tetap berada pada kualitas gameplay, pengalaman penggemar, serta manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh pengguna.

Dalam kesempatan tersebut, Tokocrypto juga menegaskan komitmennya untuk terus berperan sebagai enabler edukasi dan adopsi Web3 di Indonesia dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan transparansi. 

Masyarakat diimbau untuk selalu melakukan riset mandiri (do your own research/DYOR). Seluruh diskusi yang disampaikan dalam acara ini ditegaskan bukan merupakan saran investasi atau rekomendasi finansial (not financial advice/NFA).

Tokocrypto merupakan pedagang aset kripto yang sebelumnya terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan kini berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Platform ini memiliki lebih dari 4 juta pengguna dan memperdagangkan lebih dari 400 token atau koin. Adapun DRX Token merupakan aset kripto utilitas yang berfokus pada pengembangan ekosistem digital dan Web3 di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi blockchain.

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved