Jembatan Ambles, Akses Jalan antara Sentolo dan Nanggulan Kulon Progo Terputus
Ia menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo untuk segera membangun jembatan darurat.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Jembatan penghubung Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo dengan Kalurahan Donomulyo, Kapanewon Nanggulan terputus akibat derasnya hujan
- Fungsi jembatan itu vital sehingga penting segera diperbaiki agar kendaraan pengangkut hasil panen dari masyarakat bisa melintas.
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Jembatan penghubung Kalurahan Banguncipto, Kapanewon Sentolo dengan Kalurahan Donomulyo, Kapanewon Nanggulan terputus akibat derasnya hujan. Jembatan darurat pun akan segera dibangun agar aktivitas masyarakat tetap berjalan.
Bupati Kulon Progo Agung Setyawan pun datang meninjau lokasi jembatan yang putus pada Senin (12/01/2026). Peninjauan dilakukan bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Ia pun langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo untuk segera membangun jembatan darurat.
"Jembatan darurat perlu dibangun agar bisa dilalui kendaraan masyarakat," kata Agung memberikan keterangannya.
Jembatan vital
Jembatan darurat menjadi penting agar kendaraan pengangkut hasil panen dari masyarakat bisa melintas. Apalagi musim panen padi akan segera datang sehingga kelancaran distribusi sangat diperlukan.
Adapun area jembatan yang terputus dan ambles telah diamankan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pengamanan dilakukan untuk mencegah munculnya korban kecelakaan di sana.
Agung turut meminta agar bagian jembatan yang ambles segera diangkat. Pengangkatan bertujuan untuk mencegah area jalan yang amblas semakin melebar.
"Eksekusi pengangkatan jembatan bisa dilakukan besok pagi," ujarnya.
Faktor usia
Agung menilai amblesnya jembatan tersebut tak hanya karena faktor cuaca. Kondisi jembatan yang sudah berumur membuat strukturnya tidak kuat sehingga terjadi ambles.
Belum lagi dengan banyaknya sampah yang menyangkut di pondasi jembatan. Sampah itu datang lewat aliran air sungai di bawah jembatan hingga akhirnya menyangkut di pondasinya.
"Masyarakat diharapkan untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah langsung ke sungai," katanya.
Saat hujan deras
Mathias, warga Kalurahan Donomulyo, Nanggulan menuturkan amblesnya jembatan terjadi pada Minggu (11/01/2025). Adapun hari itu, hujan terus mengguyur dalam waktu yang cukup lama.
Hujan deras menyebabkan sungai di bawah jembatan meluap dan arusnya menjadi deras. Jembatan pun akhirnya ambles karena tak kuat menahan arus, ditambah usianya yang sudah tua.
"Warga sudah kerja bakti membuat jembatan darurat untuk pejalan kaki agar tetap bisa lewat," jelas Mathias.
Namun untuk kendaraan harus memutar cukup jauh mencari jalan alternatif. Itu sebabnya warga berharap jembatan tersebut bisa segera diperbaiki agar aktivitas mereka bisa kembali lancar.(alx)
| DPRD Kulon Progo Usulkan Raperda Baru Perketat Mihol dan Larang Minuman Oplosan |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Tunggu Pemda DIY Soal Penerapan WFH ASN Sembari Lakukan Kajian |
|
|---|
| Tak Berlangganan, Warga di Kulon Progo Pilih Buang Sampah ke Depo Pasar hingga Menumpuk |
|
|---|
| Guru di Kulon Progo Luncurkan Buku '7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat', Lengkap dengan Kearifan Lokal |
|
|---|
| Pemkab Kulon Progo Naikkan Anggaran Infrastruktur 2026 hingga 14,79 Persen, Jadi Rp102,16 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Jembatan-Ambles-Akses-Jalan-antara-Sentolo-dan-Nanggulan-Kulon-Progo-Terputus.jpg)