22 Mahasiswa Unisa Diduga Alami Keracunan Usai Santap Snack saat Studi di Pakem
Kasus dugaan keracunan pangan menimpa 22 mahasiswa Universitas 'Aisyah (UNISA) Yogyakarta saat melaksanakan kegiatan studi di Pakem
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Hari Susmayanti
Terpisah, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dr. Yuli Khamidah membenarkan terkait dugaan keracunan pangan yang menimpa puluhan mahasiswa UNISA tersebut.
Menurutnya, saat ini sedang dilakukan koordinasi dan Penyelidikan Epidemiologi untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya keracunan.
"Iya (dugaan keracunan pangan). Ini sedang dilakukan koordinasi dan PE (penyelidikan epidemiologi) oleh tim Dinkes dan Puskesmas Pakem," katanya.
Saat dikonfirmasi, Pihak RSJ Grhasia Pakem belum bisa memberikan keterangan banyak perihal kejadian tersebut.
Humas RSJ Grhasia, Siti Sumiati mengatakan, pihaknya berencana mengirimkan keterangan ihwal kejadian itu secara tertulis.
Terkait insiden tersebut, ia juga mengabarkan bakal ada pertemuan antara pihak Kampus dengan pihak Rumah Sakit pada pekan mendatang.
"Sebentar ya, mohon ditunggu (rilis resminya)," ujar dia.(*)
| Polresta Sleman Ungkap Perkembangan Kasus 11 Bayi yang Dievakuasi dari Penampungan di Pakem |
|
|---|
| Perkembangan Kasus Temuan 11 Bayi di Pakem: Polisi Bentuk Tim Khusus hingga Dugaan Pelanggaran Hukum |
|
|---|
| Dugaan Pelanggaran Izin Praktik dalam Kasus Temuan 11 Bayi di Pakem, Pakar Sebut Ancaman Pidana |
|
|---|
| Belasan Bayi Dievakuasi di Sleman, Pakar Hukum UMY Sebut Ada Ancaman Pidana Bagi Bidan ORP |
|
|---|
| Bidan ORP Tetap Buka Praktik di Gamping Pascaevakuasi 11 Bayi dari Rumah Pakem |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ILUSTRASI-FOTO-keracunan-MBG-sakit-perut-mual.jpg)