Arus Lalu Lintas di DIY Jelang Akhir Libur Nataru, Lebih dari 2 Juta Kendaraan Masuk
Pergerakan kendaraan tertinggi terpantau di jalur Krasak (Tempel) yang menjadi salah satu pintu utama dari arah utara.
Penulis: Hanif Suryo | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Tercatat 2.016.466 kendaraan masuk DIY dan 1.864.370 kendaraan keluar.
- Jalur Krasak (Tempel) pintu masuk utara dengan volume lalu lintas tertinggi, kendaraan masuk 51.372 unit dan keluar 45.922 unit.
- Dari arah timur (Kikis Joholanang) 36.980 kendaraan masuk dan 21.646 keluar.
- Di Prambanan, tercatat 24.208 kendaraan masuk dan 35.662 keluar
- Dari arah barat, kendaraan masuk Temon Congot (Jalur Daendles) tercatat 10.761 unit dan keluar 5.715 unit. Jumlah yang sama di Temon PJR (Purworejo).
TRIBUNJOGJA.COM - Arus lalu lintas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terpantau padat menjelang berakhirnya libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Dinas Perhubungan (Dishub) DIY mencatat hingga 29 Desember 2025, total kendaraan yang masuk ke wilayah DIY mencapai lebih dari 2 juta unit, sementara kendaraan yang keluar juga mendekati angka tersebut.
Jalur padat masuk DIY
Berdasarkan data harian Dishub DIY, tercatat sebanyak 2.016.466 kendaraan masuk ke wilayah DIY dan 1.864.370 kendaraan keluar.
Pergerakan kendaraan tertinggi terpantau di jalur Krasak (Tempel) yang menjadi salah satu pintu utama dari arah utara.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub DIY, Rizki Budi Utomo, mengatakan tingginya volume kendaraan menunjukkan aktivitas masyarakat selama masa libur Nataru masih berlangsung intens, baik untuk kunjungan wisata maupun mobilitas antarwilayah.
“Berdasarkan pemantauan kami sampai tanggal 29 Desember 2025, pergerakan kendaraan yang masuk ke wilayah DIY tercatat mencapai 2.016.466 kendaraan, sementara yang keluar sebanyak 1.864.370 kendaraan. Angka ini menunjukkan bahwa arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru masih cukup tinggi dan perlu menjadi perhatian bersama,” kata Rizki.
Rizki menjelaskan, jalur Krasak (Tempel) menjadi titik dengan volume lalu lintas tertinggi dibandingkan jalur pemantauan lainnya. Di jalur tersebut, jumlah kendaraan masuk mencapai 51.372 unit dan kendaraan keluar sebanyak 45.922 unit.
Selain Krasak, arus kendaraan dari arah timur melalui Kikis Joholanang juga terpantau padat dengan 36.980 kendaraan masuk dan 21.646 kendaraan keluar.
Sementara itu, di kawasan Prambanan, tercatat 24.208 kendaraan masuk dan 35.662 kendaraan keluar, menunjukkan arus balik mulai terjadi di jalur tersebut.
Dari arah barat, kendaraan yang masuk melalui Temon Congot (Jalur Daendles) tercatat sebanyak 10.761 unit dan keluar 5.715 unit.
Jumlah yang sama juga tercatat di Temon PJR (Purworejo). Adapun dari arah selatan, khususnya wilayah Gunungkidul, pergerakan kendaraan relatif seimbang. Di Gedangsari, kendaraan masuk tercatat 12.357 unit dan keluar 12.921 unit, sedangkan di Semin tercatat 13.695 kendaraan masuk dan 13.382 kendaraan keluar.
“Untuk wilayah selatan, khususnya Gunungkidul, arus kendaraan masuk dan keluar relatif berimbang, seperti di Gedangsari, Semin, Rongkop, dan Perbatasan Ngawen. Ini menunjukkan pola mobilitas lokal dan antarwilayah masih berjalan normal selama libur panjang,” ujar Rizki.
Sementara itu, di Tol Prambanan, Dishub DIY mencatat 11.366 kendaraan masuk dan 12.893 kendaraan keluar, mengindikasikan mulai meningkatnya arus kendaraan yang meninggalkan wilayah DIY.
Angkutan umum
Tak hanya kendaraan pribadi, pergerakan penumpang angkutan umum juga masih terpantau tinggi. Pergerakan penumpang datang paling banyak tercatat melalui stasiun kereta api dengan total 19.975 penumpang, sementara penumpang berangkat mencapai 21.380 orang.
| Desain Outer Ring Road Yogyakarta Kelar, Tahap Awal Jalur Selatan |
|
|---|
| PHRI Kumpulkan Anggota Se-DIY, Bahas Penurunan Wisatawan saat Nataru dan Maraknya Hunian Inap Ilegal |
|
|---|
| Libur Nataru Telah Usai, Harga Bapok di Sleman Berangsur Turun |
|
|---|
| Trafik Data Indosat Naik saat Libur Nataru, Gunungkidul Melonjak 21,83 Persen |
|
|---|
| Okupansi Hotel di Kulon Progo Diklaim Tembus 70 Persen selama Libur Nataru 2025/2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Jalur-Tempel-Ramai-Lancar-Kendaraan-Masuk-DIY-Lebih-Banyak-daripada-Keluar.jpg)