Desain Outer Ring Road Yogyakarta Kelar, Tahap Awal Jalur Selatan
JORR bertujuan mengalihkan arus kendaraan agar tidak menumpuk di jalur utama dalam Kota Yogyakarta
Ringkasan Berita:
- Pemerintah merencanakan pembangunan Jogjakarta Outer Ring Road (JORR) untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di DIY.
- Proyek JORR terdiri dari sisi utara dan selatan, dengan tahap awal difokuskan pada jalur selatan.
- Desain proyek telah rampung, konstruksi diperkirakan dimulai 2028–2029 dengan nilai sekitar Rp 9 miliar, serta akan terhubung ke exit tol Jogja–Bawen.
TRIBUNJOGJA.COM - Sebagai solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Daerah Istimewa Yogyakarta, Pemerintah berencana membangun Jogjakarta Outer Ring Road (JORR).
Desain proyek jalan lingkar ini sudah disiapkan dan ditargetkan mulai dikerjakan dalam beberapa tahun mendatang.
Mengurai kepadatan lalu lintas
Menurut Kepala Satker Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional DIY, Adi Nugroho Jati, JORR bertujuan mengalihkan arus kendaraan agar tidak menumpuk di jalur utama dalam kota.
“JORR dibuat untuk mengurangi kepadatan di pusat kota, sehingga kendaraan bisa dialihkan ke jalur alternatif,” jelas Adi dalam kegiatan susur jalan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta, Jumat (13/3/2026).
Proyek JORR akan dibangun dalam dua bagian, yakni sisi utara dan sisi selatan, laporan kompas.com dikutip Tribun Jogja pada Minggu (15/3/2026).
Tahap awal pembangunan akan difokuskan pada jalur selatan, sementara jalur utara hanya memerlukan perbaikan dan penyesuaian karena sudah ada jalan yang berfungsi.
“JORR terdiri dari sisi utara dan selatan, namun pembangunan akan dimulai dari sisi selatan karena jalur utara sudah memiliki jalan yang tinggal diperbaiki,” tambahnya.
Desain proyek telah rampung
Menurut Adi, desain proyek tersebut telah rampung setelah proses perencanaan selama sekitar tiga bulan.
Sementara pelaksanaan konstruksi masih menunggu jadwal pembangunan sesuai rencana strategis pemerintah.
“Kami sudah menyiapkan desainnya, sekitar tiga bulan sudah siap. Untuk konstruksinya masih menunggu pelaksanaan, sesuai jadwal Renstra kemungkinan antara 2028 sampai 2029 akan kita kerjakan,” ujarnya.
Dia menambahkan, nilai konstruksi proyek JORR diperkirakan mencapai sekitar Rp 9 miliar berdasarkan perhitungan awal dalam tahap desain.
Selain untuk mengurai kepadatan lalu lintas, pembangunan jalan lingkar tersebut juga akan terhubung dengan akses tol baru.
Salah satunya dengan exit toll (pintu tol keluar) yang direncanakan berada di kawasan Banyurejo pada proyek Jalan Tol Jogja–Bawen.
Adi menyebutkan, keberadaan JORR akan menjadi akses penting untuk mendukung operasional tol Jogja-Bawen.
“JORR ini nantinya juga akan terhubung dengan exit toll Banyurejo di ruas Tol Jogja–Bawen. Ini penting untuk mendukung akses dari jalan tol tersebut,” katanya.
(kompas.com)
| UAD Yogyakarta Jadi Tuan Rumah Pembukaan Muhammadiyah Games 2026 |
|
|---|
| Aksi Klitih Pagi Buta di Kotabaru Yogyakarta, Seorang Pelajar Tewas Ditikam Pelaku |
|
|---|
| PSIM Yogyakarta vs Madura United, 8.500 Tiket Sold Out Ludes Diserbu Suporter |
|
|---|
| Breaking News: Dugaan Penganiayaan di Dekat Stadion Kridosono Yogyakarta, Korban Meninggal Dunia |
|
|---|
| SMA GDA Jadi Penyelenggara IB DP, Tonggak Pendidikan Islam Berstandar Internasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/trase-rencana-pembangunan-outer-ring-road-di-kulon-progo-yogyakarta-belum-ditentukan.jpg)