Lonjakan Wisatawan Libur Natal, Arus Kendaraan ke Gunungkidul Tembus 457.377 Unit
Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul mencatat lonjakan arus kendaraan sudah terjadi sejak 24 Desember 2025 dan terus meningkat
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Yoseph Hary W
Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Arus wisatawan ke Kabupaten Gunungkidul melonjak tajam selama libur Natal 2025. Kepadatan lalu lintas terjadi di jalur utama Yogyakarta–Wonosari, khususnya kawasan Patuk, yang menjadi pintu masuk utama menuju destinasi wisata pantai selatan Gunungkidul.
Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul mencatat lonjakan arus kendaraan sudah terjadi sejak 24 Desember 2025 dan terus meningkat setiap harinya.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Gunungkidul, R Agus Hendro Utomo, menyampaikan bahwa pada 24 Desember 2025 tercatat sebanyak 32.190 kendaraan masuk ke Gunungkidul melalui jalur Patuk, sementara 23.485 kendaraan keluar.
Lonjakan semakin signifikan pada 25 Desember 2025. Dishub mencatat 62.655 kendaraan masuk dan 47.127 kendaraan keluar, hampir dua kali lipat dibandingkan hari sebelumnya. Tekanan lalu lintas kembali meningkat pada 26 Desember 2025 dengan 90.967 kendaraan masuk dan 67.201 kendaraan keluar dari wilayah Gunungkidul.
Puncak kepadatan mulai terlihat pada 27 Desember 2025. Pada hari tersebut, jumlah kendaraan yang masuk melalui jalur Patuk mencapai 122.842 unit, sedangkan kendaraan yang keluar tercatat 90.761 unit. Terakhir data per 28 Desember 2025, jumlah kendaraan yang masuk mencapai 148.723 unit. Sementara kendaraan yang keluar tercatat 113.203 unit.
"Sehingga, secara kumulatif selama periode libur Natal, sebanyak 457.377 kendaraan melintasi wilayah Gunungkidul. Angka ini menunjukkan tingginya pergerakan wisatawan selama libur Natal,” tuturnya, Senin (29/12/2025).
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gunungkidul AKP Afrita Dewi mengatakan, pengaturan lalu lintas telah dilakukan sejak awal libur Natal. Rekayasa diterapkan di jalur menuju kawasan wisata Obelix dan Pantai Drini yang menjadi tujuan favorit wisatawan.
“Petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas dan pengaturan manual untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Afrita.
Ia menambahkan, jalur Yogyakarta–Wonosari via Patuk menjadi fokus utama pengamanan karena merupakan akses utama wisatawan dari Kota Yogyakarta menuju Gunungkidul. Hingga saat ini, arus lalu lintas masih dapat dikendalikan melalui pengaturan manual di lapangan.
Pihaknya juga menyiapkan skema pengalihan arus secara situasional jika terjadi antrean panjang di kawasan Patuk, terutama menuju HeHa Sky View, kendaraan dari arah Yogyakarta akan diarahkan memutar melalui jalur Kali Pentung untuk mengurai kepadatan.Selain pengaturan arus, Polres Gunungkidul juga mengimbau pengendara untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Pastikan kondisi kendaraan prima. Wilayah Gunungkidul memiliki banyak tanjakan dan tikungan tajam, sehingga pengendara harus ekstra waspada,” kata Afrita Dewi (ndg)
| Kronologi Tiga Wisatawan Terseret Arus di Pantai Parangkusumo Bantul |
|
|---|
| Sultan Minta Pemkab Gunungkidul Kembangkan Kawasan Utara dan Timur, Jangan Fokus di Pesisir Selatan |
|
|---|
| Pesan Sri Sultan HB X saat Menghadiri Silaturahmi Idulfitri Bersama Masyarakat Gunungkidul |
|
|---|
| Kasus Kematian Akibat Leptospirosis di Gunungkidul Naik 500 Persen di Awal 2026 Ini |
|
|---|
| El Nino Mengancam, Kerentanan Lahan Pertanian di Gunungkidul Jadi Atensi Utama DIY |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tpr-pantai-gunungkidul.jpg)