Ini Strategi Ditlantas Polda DIY Hadapi Lonjakan Arus Kendaraan Saat Libur Nataru
Kepolisian akan melakukan rekayasa lalu lintas apabila lonjakan volume kendaraan yang masuk ke DIY mencapai 2,4 juta kendaraan
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
Ringkasan Berita:
- Polisi DIY menyiapkan rekayasa lalu lintas jika volume kendaraan libur Nataru 2025/2026 naik 50 persen menjadi sekitar 2,4 juta kendaraan.
- Rekayasa difokuskan tidak hanya di jalur utama kota, tetapi juga kawasan wisata; pengendara tanpa keperluan penting diimbau menghindari pusat Kota Yogyakarta dan menggunakan Ring Road.
- Malioboro diprediksi padat akibat penutupan Jembatan Kewek, sehingga arus dari Stasiun Tugu dialihkan memutar via Stadion Kridosono dan flyover Lempuyangan
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepolisian akan melakukan rekayasa lalu lintas apabila lonjakan volume kendaraan yang masuk ke DIY mencapai 2,4 juta kendaraan selama libur Natal dan tahun baru 2025/2026.
Langkah antisipasi itu merujuk pada data arus kendaraan saat libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 yang mencapai sekitar 1,6 juta kendaraan.
"Kami sudah menyiapkan langkah ketika peningkatan itu kurang lebih sekitar 50 persen atau di angka 2,4 juta kendaraan," kata Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Yuswanto Ardi, Selasa (23/12/2025).
Menurutnya, antisipasi tersebut tidak sekadar difokuskan pada jalur utama menuju Kota Yogyakarta, tetapi juga pada kawasan wisata yang diprediksi padat selama masa libur Nataru.
Ardi mengimbau pengendara yang tidak memiliki keperluan penting ke dalam Kota Yogyakarta agar menghindari jalur ke pusat kota.
"Karena pasti akan terjadi kepadatan. Kami telah menyiapkan jalur seputaran Ring Road, baik itu Ring Road Utara, Selatan, Barat, dan Timur," kata Ardi.
Baca juga: Momen Hari Ibu, Klub Aquafit 21 Top Class Berbagi Kebahagiaan di Panti Werdha
Guna mendukung kelancaran arus, lanjut Ardi, petunjuk rekayasa lalu lintas telah disampaikan melalui QR code agar dapat dipindai dan diakses secara langsung oleh masyarakat.
"Kami akan me-'launching' beberapa petunjuk dengan menggunakan QR code, yang mana itu dapat langsung dipindai oleh masyarakat," ujarnya.
Selain itu, Ardi mengatakan kawasan Malioboro bakal menjadi salah satu titik yang diperkirakan mengalami perubahan pola pergerakan lalu lintas yang signifikan imbas penutupan Jembatan Kewek.
Situasi itu, menurut dia, menuntut rekayasa arus kendaraan dari arah Stasiun Tugu yang tidak lagi dapat langsung belok ke Malioboro, melainkan harus memutar melalui Stadion Kridosono.
Rekayasa ini juga berdampak pada kawasan di sekitar simpang Gramedia dan jalan di depan Rumah Sakit Bethesda, Kota Yogyakarta.
"Jadi, dari simpang Gramedia nanti akan diizinkan mengarah ke arah timur, melewati depan Rumah Sakit Bethesda, kemudian untuk masuk ke kawasan Malioboro, dipersilakan melalui flyover Lempuyangan," tutur dia. (hda)
| BPKB Elektronik Mulai Berlaku di DIY, Cegah Pemalsuan Dokumen Kendaraan |
|
|---|
| Kunjungan Wisata ke Kulon Progo Tembus 88 Ribu Orang Selama Libur Nataru 2025/2026 |
|
|---|
| Angka Penumpang Libur Nataru 2025/2026 YIA Kulon Progo Turun 2,2 Persen Dibanding Periode Sebelumnya |
|
|---|
| Kunjungan Wisatawan di Deswita Pegunungan Menoreh Kulon Progo Turun saat Libur Nataru 2025/2026 |
|
|---|
| Sekda Ni Made Dwipanti : Peredaran Uang Wisata Nataru Signifikan bagi DIY |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Direktur-Lalu-Lintas-Polda-DIY-Kombes-Pol-Yuswanto-Ardi.jpg)