Libur Nataru, Dispar Gunungkidul Targetkan PAD Pariwisata Rp7 Miliar
Target PAD pariwisata Gunungkidul saat libur Nataru 2025 sebesar Rp7 miliar, dengan estimasi kunjungan sekitar 500 ribu wisatawan
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Target PAD pariwisata Gunungkidul saat libur Nataru 2025 Rp7 miliar, dengan estimasi kunjungan sekitar 500 ribu wisatawan
- Titik konsentrasi wisatawan diperkirakan terjadi saat malam pergantian tahun di kawasan Alun-alun Wonosari, Pantai Sepanjang, serta di destinasi swasta unggulan lainnya.
- Pokdarwis diharapkan berperan aktif dalam menjaga kualitas layanan dan citra destinasi wisata.
Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting
TRIBUN JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata sebesar Rp7 miliar selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Target tersebut ditopang oleh proyeksi kunjungan wisatawan yang diperkirakan mencapai 500.000 orang.
Kepala Bidang Destinasi Wisata Dispar Gunungkidul, Priyanta, mengatakan target tersebut didasarkan pada tren peningkatan kunjungan wisata setiap momen libur panjang, khususnya di sejumlah destinasi unggulan.
“Target PAD pariwisata saat libur Nataru 2025 sebesar Rp7 miliar, dengan estimasi kunjungan sekitar 500 ribu wisatawan,” Katanya saat dikonfirmasi pada, Senin (22/12/2025).
Malam pergantian tahun
Ia menjelaskan, berdasarkan data sementara, titik konsentrasi wisatawan saat malam pergantian tahun diprediksi terjadi di kawasan Alun-alun Wonosari, Pantai Sepanjang, serta di destinasi swasta unggulan lainnya.
“Data terbaru menunjukkan fokus keramaian malam tahun baru ada di Pantai sepanjang karena Pemda akan menggelar acara di sana, serta ada event di Heha Sky View,” ujarnya.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, Dinas Pariwisata Gunungkidul telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Salah satunya dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) Penyelenggaraan Libur Nataru yang ditujukan kepada pengelola destinasi wisata.
Selain itu, pihaknya juga mengintensifkan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) guna memastikan kesiapan destinasi, termasuk aspek keamanan, kenyamanan, dan kelancaran arus wisatawan.
“Kami sudah melaksanakan rapat koordinasi lintas OPD, melakukan pengecekan dan monitoring evaluasi kondisi destinasi, serta menyiapkan video konten terkait kesiapan pariwisata Gunungkidul menghadapi libur Nataru,” kata Priyanta.
Peran pokdarwis
Tak hanya itu, Dinas Pariwisata juga menggelar Rapat Koordinasi Pembinaan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sebagai bagian dari persiapan menghadapi lonjakan wisatawan. Pokdarwis diharapkan berperan aktif dalam menjaga kualitas layanan dan citra destinasi wisata.
Priyanta menambahkan, dalam Surat Edaran yang telah disampaikan, pengelola destinasi dan pelaku usaha wisata juga diwajibkan memasang daftar harga secara terbuka. Langkah ini dilakukan untuk memberikan kepastian kepada wisatawan sekaligus mencegah praktik pungutan yang berpotensi merugikan pengunjung.
“Dalam SE sudah kami sampaikan agar seluruh pengelola memasang daftar harga. Ini penting untuk menjaga kepercayaan wisatawan dan kenyamanan selama berkunjung,” ujarnya.
Kualitas layanan
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Oneng Windu menekankan bahwa pencapaian target PAD pariwisata tidak hanya bergantung pada jumlah kunjungan, tetapi juga pada kualitas layanan dan lama tinggal wisatawan.
Menurut dia, pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkesan akan mendorong wisatawan untuk membelanjakan uangnya lebih banyak di destinasi, mulai dari tiket masuk, kuliner, hingga produk ekonomi kreatif lokal.
| Touring Bergerak Bersama JNE 2026: Menyantuni Warga Panti, Menyusuri Sejarah Kopi Gunungkidul |
|
|---|
| Kronologi Sopir Bus Pariwisata Meninggal Dunia Saat Membawa Wisatawan di Pantai Slili Gunungkidul |
|
|---|
| Ada 9.755 ODGJ Berat di DI Yogyakarta, Sebagian Pasien Anak |
|
|---|
| Imbas Dexlite Meroket, Bus Sekolah Gunungkidul Tak Lagi Layani Jemputan Pulang |
|
|---|
| Harga Hewan Kurban di Gunungkidul Mulai Bergerak Naik, Pasokan Dipastikan Surplus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kunjungan-wisatawan-di-Pantai-Sepanjang-Gunungkidul-Senin-1252025.jpg)