Berita Kecelakaan

Kronologi Tabrak Lari di Jalan Jogja-Solo, Warga Klaten Jadi Korban

warga Desa Sanggrahan, Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah meninggal dunia menjadi korban tabrak lari di Jalan Jogja-Solo

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
Shutterstock
ILUSTRASI: Kejadian kecelakaan lalu lintas itu sempat terekam kamera CCTV dan beredar di media sosial 

 

Ringkasan Berita:
  • Seorang warga Desa Sanggrahan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah meninggal dunia akibat tabrak lari di Jalan Jogja-Solo
 
  • Polisi masih memburu pelaku dengan bukti rekaman CCTV. Baca kronologi lengkap di bawah ini.

 

Tribunjogja.com Klaten -- Seorang warga Desa Sanggrahan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Jogja-Solo

Kini, aparat kepolisian masih terus memburu pengemudi kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut.

Insiden tabrak lari itu menimpa korban berinisial S (72) pada Selasa (16/12/2025) 

Kejadian kecelakaan lalu lintas itu sempat terekam kamera CCTV dan beredar di media sosial. Dalam video yang diunggah akun Instagram @klaten24jam_id, menjelang kejadian korban terlihat sedang menyeberang.

Saat sampai di tengah jalan, korban terserempet mobil putih dan jatuh ke depan. 

Korban sempat mencoba merangkak ke median jalan, namun tiba-tiba sebuah truk boks warna hijau datang dan menabrak korban hingga terguling.

Kendaraan yang terlibat insiden itu terlihat tetap melaju tanpa memedulikan korban.

Baca juga: Persiapan Magelang Sambut Nataru, Bupati Grengseng Koordinasi dengan Polisi

Identitas Korban Tabrak Lari

Kepala Desa Sanggrahan, Karsono, membenarkan bahwa korban tabrak lari tersebut adalah warganya. Korban dikatakan sempat dibawa ke rumah sakit umum pusat (RSUP) dr Soeradji Tirtonegoro Klaten, namun nyawanya tidak tertolong.

"Benar yang jadi korban tabrak lari Ibu S, usia 72 tahun warga Dukuh Geneng, Desa Sanggrahan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, meninggal dunia," ucapnya, Jumat (19/12/2025).

Aktivitas Korban Sebelum Kecelakaan

Karsono mengungkapkan, saat kejadian korban dalam perjalanan pulang setelah mengantar anaknya kontrol kesehatan di RS PKU Muhammadiyah Prambanan. 

Kala itu korban berjalan kaki karena rumahnya hanya berjarak 500 meter dari rumah sakit.

"Kejadian mendekati Maghrib, setelah korban mengantar kontrol anaknya. Biasanya disuruh nunggu di depan PKU untuk dijemput, tapi kemarin Ibunya (korban) pulang duluan (jalan kaki hingga mengalami kecelakaan saat menyeberang)," ungkapnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved