Ketua DPRD DIY Nuryadi Ingatkan Pedagang Tidak Nuthuk Harga Saat Momen Libur Nataru 2026

Ketua DPRD DIY meminta para pedagang di sekitar kawasan destinasi wisata menjual barang dagangan dengan sewajar-wajarnya.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
Tribunjogja.com/ Ist
Pimpinan sementara DPRD DIY 2024-2029, Nuryadi. 
Ringkasan Berita:
  • Ketua DPRD DIY, Nuryadi, mengingatkan warga dan pelaku pariwisata Yogyakarta untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi wisatawan saat Nataru 2026.
  • Pedagang di sekitar destinasi wisata diminta menjual barang dengan harga wajar, menghindari praktik harga tinggi yang dapat merugikan wisatawan.
  • Nuryadi menekankan pentingnya kenyamanan wisatawan agar mereka betah lebih lama di Yogyakarta, yang dapat mendongkrak pendapatan daerah dan UMKM.
 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY, Nuryadi mengingatkan warga Yogyakarta dan pelaku pariwisata untuk menjadi tuan rumah yang baik saat menyambut kedatangan wisatawan di momen natal dan tahun baru (Nataru) 2026.

Nuryadi menyampaikan, para pedagang di sekitar kawasan destinasi wisata diminta menjual barang dagangan dengan sewajar-wajarnya.

Hal ini semata-mata demi keberlangsungan industri pariwisata di Yogyakarta tetap terjaga dengan baik.

“Sehingga pada waktu kita mencari rezeki yang ini beda dengan yang lain, yang momentum lain, itu bisa dengan baik, wajar-wajar saja. Supaya mereka tidak kapok datang di Yogyakarta, sebaiknya kita fair semua. Fairnya itu kalau berdagang ya sebaiknya pakai daftar harga, jangan nuthuk (ngemplang) harga, semua pihak,” kata Nuryadi, Jumat (19/12/2025).

Baca juga: Sambut Nataru Telkomsel Regional Jawa Tengah & DIY Pastikan Kesiapan Jaringan, Produk Hingga Layanan

Nuryadi menuturkan, Yogyakarta merupakan wilayah yang tidak memiliki sumber daya alam. Sehingga masyarakat di Yogyakarta bergantung pada industri pariwisata.

“Maka saya menghimbau pada masyarakat Yogyakarta, beri ruang pada masyarakat warga kita yang di luar Yogyakarta untuk datang di sini. Entah itu wisata, entah itu pulang kampung, dan sebagainya,” terang Nuryadi.

Dia menambhkan apabila wisatawan yang datang ke Yogyakarta merasa nyaman, bukan tidak mungkin para wisatawan akan menambah waktu tinggal.

Bahkan menurutnya dimomen liburan lainnya, para wisatawan akan kembali ke Yogyakarta.

“Tidak hanya lewat, tapi bisa bertahan, bisa menginap. Sehingga daerah istimewa Yogyakarta bisa terangkat, khususnya pendapatannya dan masyarakatnya juga, UMKM juga terangkat dengan kita menyiapkan diri untuk bisa menerima wisatawan dengan baik,” pungkasnya. (hda)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved