Tinjau Jembatan Kewek, Komisi V DPR RI Upayakan Percepatan Proyek Pembangunan Ulang
Danang Wicaksana Sulistya mendorong agar proyek strategis pembangunan ulang Jembatan Kewek bisa dimulai secepatnya pada awal 2026 mendatang.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, mendorong percepatan pembangunan Jembatan Kewek
- Pembangunan ulang jJembatan Kewek sepenuhnya akan mengandalkan intervensi anggaran dari pemerintah pusat via APBN.
- Proyek tersebut dipastikan tetap memperhatikan bentuk fasad untuk menunjang aspek Kawasan Cagar Budaya (KCB) Kotabaru.
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya, meninjau langsung kondisi konstruksi Jembatan Kewek, Kota Yogyakarta, Senin (15/12/2025).
Dalam tinjauan tersebut, politikus Partai Gerindra itu mendorong agar proyek strategis pembangunan ulang Jembatan Kewek bisa dimulai secepatnya pada awal 2026 mendatang.
Ia pun menekankan pentingnya percepatan keluarnya Instruksi Presiden (Inpres) terkait Jalan Daerah sebagai payung hukum pendanaan proyek tersebut.
Pasalnya, pembangunan ulang jembatan yang berada di jalur vital Kota Yogyakarta itu sepenuhnya akan mengandalkan intervensi anggaran dari pemerintah pusat via APBN.
"Pendanaan tetap dari Pemerintah Pusat. Kita menyadari kekuatan fiskal daerah belum cukup kuat. Artinya, harus ada intervensi. Ini menjadi tugas saya sebagai mitra Kementerian PU untuk menyampaikan itu," ujarnya,
Danang bilang, Presiden Prabowo Subianto berkomitmen mengeluarkan Inpres mengenai jalan maupun infrastruktur lainnya setelah tahun anggaran 2026 dimulai, yakni pada Januari atau Februari.
Dengan skema itu, proyek pembangunan ulang jembatan yang sudah berusia lebih dari 100 tahun tersebut tidak perlu menunggu hingga pertengahan tahun.
"Kalau Januari atau Februari Inpres keluar, Maret sebenarnya sudah bisa running. Kita penginnya, kalau bahasa 'londo'-nya itu as soon as possible," ungkapnya.
Menurut Danang, urgensi percepatan ini bukan tanpa alasan, mengingat kajian dari Pemkot Yogyakarta menyatakan proses pengerjaan jembatan bakal memakan waktu sekitar sembilan bulan.
Sehingga, jika pekerjaan fisik dimulai lebih awal dari target bulan April, proyek tersebut diharapkan dapat rampung sebelum pergantian tahun menuju 2027.
"Karena ini kondisi yang urgent. Kita mencoba sinergi, kolaborasi dari Kota, DIY, dan Pusat. Fungsi pengawasan kita bergerak untuk memastikan semua berjalan lancar," tegasnya.
Baca juga: Evaluasi Rekayasa Lalin Jembatan Kewek, Wali Kota Yogya Sebut Situasi Akhir Pekan Jadi Barometer
Penataan Kawasan
Lebih lanjut, hasil diskusi bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jateng-DIY, ia mengungkapkan ada rencana pengembangan lingkup pekerjaan yang menyasar penataan kawasan di sekitar jembatan.
Hal itu, mencakup penataan bantaran sungai dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di sekitar jembatan untuk mendukung estetika Sumbu Filosofi Yogyakarta yang mengarah ke Malioboro.
"Ternyata perlu ada penataan-penataan biar Yogyakarta tambah indah. Jadi, selain jembatan, kita juga me-review lokasi RTH untuk disesuaikan kondisinya, kita indahkan lagi," ujarnya.
| Kronologi Pelajar Jogja Tewas Korban Klitih: Dikejar dari Jalan Magelang, Ditikam di Dekat Kridosono |
|
|---|
| PSIM Yogyakarta Bungkam Madura United di Laga Kandang Terakhir, Van Gastel: Kami Layak Menang |
|
|---|
| PSIM Yogyakarta Tutup Laga Kandang Musim Ini dengan Kemenangan, M Iqbal Cetak Gol Salto |
|
|---|
| PSIM Yogyakarta Unggul 2-0 Atas Madura United di Babak Pertama, Vidal dan Iqbal jadi Pembeda |
|
|---|
| Susunan Pemain PSIM Yogyakarta vs Madura United: Haljeta Kembali Jadi Cadangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/DWS-tinjau-Jembatan-Kewek.jpg)