Sleman Berencana Sewa TKD 2 Hektare di Sardonoharjo, Bikin Venue Panahan

Lahan seluas 2 hektare tersebut diproyeksikan menjadi venue atau lokasi latihan cabor panahan yang representatif dan memenuhi standar. 

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
KOMITMEN: Foto dok ilustrasi. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, ditemui di GOR Lembah UGM, Senin (29/9/2025). 
Ringkasan Berita:
  • Pemkab Sleman berencana menyewa lahan Tanah Kas Desa (TKD) di Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, untuk dijadikan fasilitas venue atau lokasi latihan cabor panahan.
  • Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan itu merupakan komitmen pemerintah. Jika lahan sudah ada, ia meminta segera disusun DED

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berencana menyewa lahan Tanah Kas Desa (TKD) di Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, untuk dijadikan fasilitas olahraga baru. 

Lahan seluas 2 hektare tersebut diproyeksikan menjadi venue atau lokasi latihan cabor panahan yang representatif dan memenuhi standar. 

Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan, sewa lahan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah untuk menghadirkan tempat latihan semua cabang olahraga yang representatif. Tak terkecuali panahan.

Sewa lahan di Sardonoharjo saat ini baru musyawarah. Jika sudah ada kesepakatan, ia meminta agar segera disusun DED dan segera dibenahi apa saja yang dibutuhkan.

Ia berharap bukan hanya untuk cabor Panahan namun juga cabor ikutan yang bisa ditempatkan di lokasi yang sama. 

"Mudah-mudahan tahun depan bisa. Kami sewa dan akan kami benahi. Karena saya bertekad, setiap cabor punya tempat untuk berlatih," kata Harda, dikutip Jumat (5/12/2025). 

Cabor panahan dan atletik

Menurut Harda, pemerintah harus hadir di semua cabang olahraga. Jangan sampai hanya cabor tertentu saja. 

Selain Panahan yang kemungkinan terealisasi tahun 2026, Pemkab Sleman juga berencana membangun venue bagi cabor atletik.

 Rencana awal, lintasan atletik bakal dibangun dengan memanfaatkan Stadion Tridadi yang akan direnovasi menggunakan anggaran dari Pemerintah Pusat. Namun, Harda mengaku sudah mendapat kepastian bahwa rencana tersebut belum bisa diakomodir. Sehingga rencananya akan dibangun menggunakan APBD Kabupaten Sleman

"Insyallah Pemda mampu. Iya (nanti) pakai APBD. (Anggarannya) sekitar Rp 15 miliar. Mudah-mudahan bisa di tahun 2027," kata dia. 

Pemkab Sleman juga berencana membangun venue cabor panjat tebing. Namun lokasinya masih dipertimbangkan, antara memanfaatkan di Lapangan Denggung ataupun di Stadion.(*) 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved