Sleman Berencana Sewa TKD 2 Hektare di Sardonoharjo, Bikin Venue Panahan
Lahan seluas 2 hektare tersebut diproyeksikan menjadi venue atau lokasi latihan cabor panahan yang representatif dan memenuhi standar.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Pemkab Sleman berencana menyewa lahan Tanah Kas Desa (TKD) di Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, untuk dijadikan fasilitas venue atau lokasi latihan cabor panahan.
- Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan itu merupakan komitmen pemerintah. Jika lahan sudah ada, ia meminta segera disusun DED
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman berencana menyewa lahan Tanah Kas Desa (TKD) di Kalurahan Sardonoharjo, Kapanewon Ngaglik, untuk dijadikan fasilitas olahraga baru.
Lahan seluas 2 hektare tersebut diproyeksikan menjadi venue atau lokasi latihan cabor panahan yang representatif dan memenuhi standar.
Bupati Sleman Harda Kiswaya mengatakan, sewa lahan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah untuk menghadirkan tempat latihan semua cabang olahraga yang representatif. Tak terkecuali panahan.
Sewa lahan di Sardonoharjo saat ini baru musyawarah. Jika sudah ada kesepakatan, ia meminta agar segera disusun DED dan segera dibenahi apa saja yang dibutuhkan.
Ia berharap bukan hanya untuk cabor Panahan namun juga cabor ikutan yang bisa ditempatkan di lokasi yang sama.
"Mudah-mudahan tahun depan bisa. Kami sewa dan akan kami benahi. Karena saya bertekad, setiap cabor punya tempat untuk berlatih," kata Harda, dikutip Jumat (5/12/2025).
Cabor panahan dan atletik
Menurut Harda, pemerintah harus hadir di semua cabang olahraga. Jangan sampai hanya cabor tertentu saja.
Selain Panahan yang kemungkinan terealisasi tahun 2026, Pemkab Sleman juga berencana membangun venue bagi cabor atletik.
Rencana awal, lintasan atletik bakal dibangun dengan memanfaatkan Stadion Tridadi yang akan direnovasi menggunakan anggaran dari Pemerintah Pusat. Namun, Harda mengaku sudah mendapat kepastian bahwa rencana tersebut belum bisa diakomodir. Sehingga rencananya akan dibangun menggunakan APBD Kabupaten Sleman.
"Insyallah Pemda mampu. Iya (nanti) pakai APBD. (Anggarannya) sekitar Rp 15 miliar. Mudah-mudahan bisa di tahun 2027," kata dia.
Pemkab Sleman juga berencana membangun venue cabor panjat tebing. Namun lokasinya masih dipertimbangkan, antara memanfaatkan di Lapangan Denggung ataupun di Stadion.(*)
| Temuan Mayat Pria di Dalam Mobil di Concat Sleman, Polisi: Diduga Keracunan Karbon Monoksida |
|
|---|
| Heboh Sosok Pria Ditemukan Meninggal di Dalam Mobil di Condongcatur Sleman |
|
|---|
| PSS Sleman Kalah dari Barito Putera, Ansyari Lubis Soroti Hilangnya Fokus Pemain |
|
|---|
| PSS Sleman Kalah dari Barito Putera, Perebutan Tiket Promosi ke Super League Kian Ketat |
|
|---|
| Bangun Greenhouse di Cangkringan, UMY Perkuat Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Bupati-Sleman-Harda-Kiswaya-ditemui-di-GOR-Lembah-UGM-Senin-2992025.jpg)