Harga Cabai di Bantul Naik, Rawit Merah Capai Rp75 Ribu per Kilogram
Kondisi itu terjadi dikarenakan banyak lahan tanaman cabai yang kebanjiran, sehingga tanaman dan buah membusuk.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Muhammad Fatoni
Ringkasan Berita:
- Harga komoditas cabai rawit di Bantul mulai merangkak naik
- Harga cabai rawit merah saat ini mencapai Rp75 ribu per kilogram, harga cabai marah keriting Rp60 ribu per kilogram, dan harga cabai hijau keriting Rp25 per kilogram.
- Kondisi hujan yang berlangsung sejak beberapa waktu lalu juga mengakibatkan tanaman cabai tidak produksi maksimal.
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Harga komoditas cabai di pasaran mulai mengalami peningkatan.
Kondisi itu terjadi dikarenakan banyak lahan tanaman cabai yang kebanjiran, sehingga tanaman dan buah membusuk.
Tumirah (62), salah satu penjual sayur dan cabai di Pasar Bantul, mengatakan, harga cabai rawit merah saat ini mencapai Rp75 ribu per kilogram, harga cabai marah keriting Rp60 ribu per kilogram, dan harga cabai hijau keriting Rp25 per kilogram.
"Harga itu lumayan naik dari yang sebelumnya, harga cabai rawit merah Rp60 ribu per kilogram, harga cabai merah keriting Rp45-50 ribu per kilogram, dan harga cabai hijau keriting Rp20-22 ribu per kilogram," katanya, kepada Tribunjogja.com, di Pasar Bantul, Rabu (3/12/2025).
Dikatakannya, kenaikan harga cabai sudah berlangsung sejak sekitar seminggu yang lalu sampai sekitar awal Desember 2025, kemarin.
Akibatnya, jumlah pembeli cabai saat ini mengalami penurunan.
Jika, sebelumnya dalam sehari mampu menjual sekitar dua kilogram cabai, kini penjualan cabai di tempat Tumirah hanya sekitar satu kilogram per hari.
"Harga cabai itu kan naik karena hujan. Jadi ada lahan kebanjiran, terus tanaman busuk, tidak hidup, gitu," ujar dia.
Senada, Hadiyah (74), penjual sayur sekaligus cabai di Pasar Bantul yang lain, turut menyampaikan, harga cabai rawit merah saat ini mencapai Rp75 ribu per kilogram, harga cabai keriting merah mencapai Rp60 ribu per kilogram, dan harga cabai rawit hijau Rp70 ribu per kilogram.
"Sebelumnya, yang harga cabai rawit merah Rp50 ribu per kilogram, cabai keriting merah itu Rp55 ribu per kilogram, cabai rawit hijau Rp40-45 ribu per kilogram," tuturnya.
Baca juga: Kehilangan Dua Pemain Kunci, Persiba Bantul Siap Hadapi Persebata Lembata
Kondisi itu membuat konsumennya menjadi lesu, sehingga penjualan cabai per hari hanya sekitar satu kilogram.
"Kan yang beli cabai di tempat saya cuma untuk orang masak di rumah. Jadi, yang tadinya berani beli satu ons, sekarang ya cuma setengah ons lebih dikit," tuturnya.
Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bantul, Joko Waluyo, membenarkan bahwa harga jual cabai mengalami peningkatan. Pasalnya, terdapat peningkatan permintaan cabai di Pulau Sumatera.
"Di samping itu kan, saat ini banyak orang yang punya hajat atau pesta. Jadi, permintaan barang banyak," ucap dia.
Selain itu, kondisi hujan yang berlangsung sejak beberapa waktu lalu juga mengakibatkan tanaman cabai tidak produksi maksimal.
"Jadi, ini hukum ekonomi. Ketersediaan bahan sedikit, tapi permintaan besar. Tapi, sebetulnya di Bantul tidak masalah. Stok juga banyak dan masih ada beberapa wilayah yang tanam produksi cabai," pungkas dia.(*)
| Akhir Manis Perjuangan Lawan Mafia Tanah, Mbah Tupon Sujud Syukur usai Sertifikat Tanah Kembali |
|
|---|
| Warga Bantul Jadi Korban TPPO di Kamboja, Dijanjikan Kerja di Korea Ternyata Jadi Scammer |
|
|---|
| Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG di Bantul, Operasional Dua SPPG Dihentikan Sementara |
|
|---|
| Batasi Belanja Pegawai 30 Persen di 2027, Pemkab Bantul Terapkan Kebijakan Negative Growth |
|
|---|
| Simak Aturan WFH ASN di Bantul Tiap Jumat, Ini Kriteria dan Jabatan yang Dikecualikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Seorang-penjual-cabai-di-Pasar-Bantul-Hadiyah.jpg)