Pemkal Kaliagung Kulon Progo Beri Modal Hewan Ternak ke Warga Lewat Program Gaduh Domba

Pemkal Kaliagung Kulon Progo memberikan modal berupa hewan ternak ke warganya berupa 6 domba betina dan 1 domba jantan.

Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Tribunjogja.com/IST
BANTUAN MODAL - Penyerahan bantuan modal secara simbolis dari Pemerintah Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo, Kulon Progo, belum lama ini. Bantuan itu bagian dari Program Gaduh Domba. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkal Kaliagung di Kapanewon Sentolo, Kulon Progo meluncurkan program bertajuk Gaduh Domba pada 2025. 
  • Program ini menjadi bentuk pemberdayaan masyarakat Kaliagung.
  • Melalui program ini, warga diberikan bantuan modal berupa hewan ternak berupa 6 domba betina dan 1 domba jantan.

 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kalurahan (Pemkal) Kaliagung di Kapanewon Sentolo, Kulon Progo meluncurkan program bertajuk Gaduh Domba pada 2025 ini. Program ini menjadi bentuk pemberdayaan masyarakat Kaliagung.

Lurah Kaliagung, Sugeng Nugroho menjelaskan program tersebut dibuat mengikuti instruksi dari pusat. Terutama terkait pemanfaatan Dana Desa (DD).

"Setiap kalurahan diminta melakukan penyertaan modal Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal)," jelas Sugeng pada wartawan, Rabu (03/12/2025).

Penyertaan modal difokuskan pada bidang ketahanan pangan.

Alokasinya sebesar Rp300 juta atau 20 persen dari DD, sesuai kewajiban belanja anggaran atau mandatory spending.

Alokasi inilah yang kemudian diarahkan ke Program Gaduh Domba.

Menurut Sugeng, dari program ini pihaknya memberikan modal berupa hewan ternak ke warganya berupa 6 domba betina dan 1 domba jantan.

"Fokusnya pada pengembangbiakan anakan domba, yang mana hasilnya bisa dijual," katanya.

Baca juga: Satu Warung Makan di Pantai Glagah Kulon Progo Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Bagi Hasil

Sugeng mengatakan hasil penjualan dibagi berdasarkan persentase yang telah ditetapkan.

Penggaduh atau warga sebagai peternak mendapatkan 70 persen dari keuntungan dan BUMKal mendapatkan 30 persen.

Cara ini dinilai bisa memantik jiwa wirausaha pada warga Kaliagung.

Apalagi hanya dalam waktu beberapa bulan, mereka bisa mendapatkan anakan domba yang bisa dijual.

"Warga yang menjadi peserta wajib memiliki kandang domba panggung dan lahan pakan yang sesuai," ujar Sugeng.

Program inipun sesuai dengan potensi yang dimiliki Kaliagung.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved