Ditlantas Polda DIY Menindak 183 Orang Terindikasi Balap Liar Sepanjang Ops Zebra 2025

Polda DIY tetap melakukan penindakan yang sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan, yakni terkait aktivitas balap liar

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
BALAP LIAR: Ilustrasi polisi dan pengendara motor. Polda DIY menindak 183 orang yang diduga terkait dengan aktivitas balap liar selama pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2025. 
Ringkasan Berita:
  • 183 orang yang diduga terlibat balap liar di Yogyakarta ditindak oleh kepolisian selama pelaksanaan Ops Zebra Progo. 
  • Ops Zebra Progo 2025 mengedepankan preemptive, atau lebih edukasi, dan penyuluhan. Namun Ditlantas Polda DIY menyatakan tetap melalukan penindakan terhadap aktivitas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
  • Ditlantas Polda DIY menyatakan bahwa setiap malam para personel diterjunkan untuk melakukan patroli aktivitas balap liar.

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ditlantas Polda DIY menemukan 183 orang yang diduga terkait dengan aktivitas balap liar selama pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2025.

Ops Zebra Progo 2025 ini berlangsung sejak 17 November hingga 30 November 2025.

Direktur Lalu lintas (Dirlantas) Polda DIY, Kombes Pol Yuswanto Ardi, mengatakan meskipun nuansa dari Operasi Zebra ini sifatnya preemptive, atau lebih banyak melakukan edukasi, penyuluhan, pihaknya tetap melalukan penindakan.

"Kami juga tetap melakukan penindakan yang memang sangat berpotensi menyebabkan kecelakaan, yakni terkait aktivitas balap liar," kata Dirlantas Senin (1/12/2025).

Patroli tiap malam

Ardi menyampaikan, setiap malam para personel diterjunkan untuk melakukan patroli aktivitas balap liar.

Pihak kepolisian telah menjaring setidaknya 183 orang yang terlibat.

"Masyarakat yang diduga akan melakukan kegiatan balap liar yang tentunya ini membahayakan pengguna jalan lain," paparnya.

Kepolisian juga melakukan penindakan kepada pengendara yang melakukan pelanggaran karena melawan arus lalu lintas.

Namun, untuk penindakan secara langsung menurutnya presentasenye lebih kecil dibandingkan dengan penindakan dengan menggunakan E-TLE atau tilang elektronik.

Fatalitas kecelakaan jalan Operasi Zebra Progo tahun ini diklaim menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

"Terdapat penurunan sekitar 4,2 persen dari jumlah kecelakaan tahun lalu," ungkapnya. 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved