Disperindag DIY Catat Fluktuasi Permintaan Ekspor dari AS pada September 2025
Pada periode tersebut, nilai ekspor DIY ke Amerika Serikat sebesar US$ 177,44 juta atau berperan 42,75 persen.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Yoseph Hary W
Ringkasan Berita:
- Amerika Serikat masih menjadi pasar utama DIY hingga September 2025.
- Total nilai ekspor DIY pada Januari hingga September 2025 mencapai US$ 415,07 juta.
- Pada periode tersebut, nilai ekspor DIY ke Amerika Serikat sebesar US$ 177,44 juta atau berperan 42,75 persen.
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Amerika Serikat masih menjadi pasar utama DIY hingga September 2025. Total nilai ekspor DIY pada Januari hingga September 2025 mencapai US$ 415,07 juta.
Pada periode tersebut, nilai ekspor DIY ke Amerika Serikat sebesar US$ 177,44 juta atau berperan 42,75 persen.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Yuna Pancawati mengatakan pertumbuhan ekspor DIY pada Januari hingga September sebesar 7,28 persen. Peningkatan ini didorong oleh sektor industri pengolahan.
“Peningkatan permintaan global terhadap komoditas unggulan serta dukungan pasar utama seperti AS, Uni Eropa dan ASEAN. Pasar Amerika meningkat 6,77 persen, Uni Eropa meningkat 13,79 persen dan ASEAN meningkat 35,43 persen,” katanya, Selasa (11/11/2025).
Fluktuasi permintaan
Kendati demikian, ia melihat adanya fluktuasi permintaan, khususnya dari Amerika Serikat. Nilai ekspor DIY pada September 2025 terkontraksi 2,36 persen dibanding Agustus 2025.
Menurut dia, kontraksi ini disebabkan beberapa faktor, mulai dari faktor musiman yang bersifat sementara, kondisi ekonomi AS, serta harga komoditas global yang saling mempengaruhi.
“Kita semua tentunya selalu berharap agar dampak tarif trump ini tidak terlalu menekan ekspor DIY. Dilihat dari kondisi saat ini, kita masih mengalami kenaikan 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dimana saat ini tarif trump sudah diberlakukan,” terangnya.
Yuna berharap IKM DIY mampu mencari peluang pasar, baik AS maupun negara lain. Pihaknya juga akan bersinergi dan berkolaborasi dengan semua stakeholder agar ekspor DIY tetap terjaga dan kondusif. (maw)
| Ketegangan AS-Iran Memuncak, Blokade Selat Hormuz Ancam Jalur Perdagangan Dunia |
|
|---|
| Musim Kemarau di DIY Diprediksi Lebih Lama karena El-Nino, Sebabkan Suhu Udara Tinggi |
|
|---|
| Iran Kunci Kapal Perusak AS yang Nekat Tembus Selat Hormuz dengan Rudal Jelajah dan Drone Penyerang |
|
|---|
| Negosiasi AS-Iran Gagal, Tema Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Persoalan Utama |
|
|---|
| DIY Masih Turun Hujan, Begini Penjelasan BMKG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ekspor-impor-indonesia-meningkat.jpg)