Pemkab Bantul Rencanakan Bangun Ulang Gapura Selamat Datang pada 2027
Pemkab Bantul berencana membangun kembali gapura selamat datang atau batas Kabupaten Bantul yang baru pada tahun 2027 mendatang.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berencana membangun kembali gapura selamat datang atau batas Kabupaten Bantul yang baru pada tahun 2027 mendatang.
Sebelumnya, gapura lama telah dirobohkan pada Kamis (28/8/2025) malam untuk mendukung proyek pelebaran Jalan Bantul.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menjelaskan bahwa posisi gapura lama selama ini berada di ujung Kapanewon Bantul.
Menurutnya, lokasi tersebut menimbulkan kesan seolah kawasan perkotaan di Bumi Projotamansari hanya terbatas sampai di wilayah itu.
“Padahal, Kapanewon Sewon juga termasuk kawasan perkotaan. Berdasarkan peraturan daerah tentang tata ruang dan rencana detail tata ruang, ada empat kawasan perkotaan di Bantul, yaitu Banguntapan, Sewon, Kasihan, dan Bantul Kota,” ujar Halim, di sela-sela kegiatannya, Rabu (15/10/2025).
Oleh karena itu, Pemkab Bantul berencana memindahkan lokasi gapura batas wilayah ke titik yang lebih utara, tepatnya di sekitar simpang empat Dongkelan.
Baca juga: Jalan Bantul Batas Kota Hingga Simpang Tiga Cepit Bakal Dilengkapi Dua U-turn
Menurut Halim, pembangunan gapura tersebut merupakan bagian dari rencana jangka panjang penataan kawasan perkotaan Bantul.
Ia menambahkan, nantinya tidak hanya satu gapura yang akan dibangun, melainkan beberapa gapura di berbagai pintu masuk wilayah Bantul.
“Pintu masuk Bantul itu banyak, seperti di Jalan Imogiri Timur, Jalan Imogiri Barat, Jalan Parangtritis, Jalan Bantul, Jalan Tamantirto, hingga Jalan Banguntapan. Nah, rencananya di titik-titik itu juga akan dipasang gapura penanda masuk wilayah Bantul,” jelasnya.
Halim mengungkapkan, konsep awal pembangunan gapura batas Bantul bagian kota sudah ada, namun detail desainnya belum bisa dipublikasikan.
“Untuk anggarannya juga belum disusun, karena rencananya baru akan dibangun sekitar tahun 2027. Tahun 2025 ini kita fokus menyelesaikan pelebaran Jalan Bantul sampai simpang tiga Cepit, tahun 2026 dilanjutkan sampai simpang empat Kasongan, dan tahun 2027 sampai simpang empat Dongkelan,” paparnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menyebutkan bahwa gapura lama dirobohkan karena terdampak proyek pelebaran jalan.
Nantinya, bentuk gapura baru akan dibuat dengan nuansa tradisional bergaya keraton. (*)
| Kemarau Panjang Mengancam, DKPP Bantul Andalkan Ribuan Pompa Air |
|
|---|
| Pemkab Bantul Targetkan Transformasi Pelayanan Publik Akuntabel, Siap Menuju Modern dan Responsif |
|
|---|
| Setelah Libur Lebaran, Pemkab Bantul Langsung 'Gas Pol' Melayani Masyarakat |
|
|---|
| Soal Wacana Satu Hari WFH Setelah Lebaran, Pemkab Bantul Masih Tunggu Arahan Pusat |
|
|---|
| Soal THR Karyawan PT Dong Young Tress Indonesia, Ini Desakan MPBI DIY ke Pemkab Bantul dan Pemda DIY |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Update-Proyek-Jalur-Batas-Bantul-Kota-sampai-Cepit-Tembi-Rencana-Penutupan-Jalan.jpg)