Bupati Minta Dishub Kulon Progo Berperan Aktif Kembangkan Sektor Transportasi

Agung meminta Dishub meningkatkan peran aktifnya dalam mengembangkan sektor transportasi di Kulon Progo.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
Humas Pemkab Kulon Progo
HARI PERHUBUNGAN: Bupati Kulon Progo Agung Setyawan (tengah) saat memimpin Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kulon Progo, Senin (22/09/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kulon Progo memperingati Hari Perhubungan Nasional lewat Upacara Peringatan pada Senin (22/09/2025). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan.

Agung pun menyampaikan peringatan tersebut bisa menjadi momentum bagi sektor transportasi di Kulon Progo. Terutama dalam memanfaatkan potensi yang dimiliki.

"Sebab secara geografis, letak Kulon Progo terbilang strategis untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan," ujarnya.

Agung menilai Kulon Progo bisa menjadi titik utama pergerakan akses seluruh DIY dan Jateng. Bahkan bisa menjadi yang paling lengkap untuk pilihan moda transportasinya.

Sebab di Kulon Progo terdapat bandara untuk pesawat, stasiun untuk kereta api, dan terminal untuk angkutan bus. Banyaknya pilihan membuat konektivitas di Kulon Progo terbilang sangat baik.

"Besar harapan saya nanti muncul pelabuhan tangkap ikan dan pengamanan (Lamtamal)," kata Agung.

Menurutnya, tinggal potensi transportasi bahari tersebut yang perlu dimaksimalkan. Jika terbentuk, maka Kulon Progo mampu menjadi jalur utama transportasi bagi masyarakat.

Agung meminta Dishub meningkatkan peran aktifnya dalam mengembangkan sektor transportasi di Kulon Progo. Khususnya dalam mewujudkan transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Jadi transportasi di Kulon Progo semakin bertumbuh dan berkembang, mudah diakses dan layanan yang terbaik untuk masyarakat," jelasnya.

Kepala Dishub Kulon Progo, Ariadi menyatakan siap mendukung program-program dan usulan dari Bupati. Terutama dalam memajukan sektor transportasi di daerah.

Namun ia juga mendorong agar ada penguatan kolaborasi dan sinergi dengan masyarakat hingga pemangku kepentingan terkait. Khususnya dalam mewujudkan perhubungan yang aman dan nyaman untuk semua pihak.

"Sesuai dengan harapan dan masukan dari masyarakat, kami harus berusaha memfasilitasi transportasi yang aman, tertib, dan lancar," kata Ariadi.(alx)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved