Aktivasi IKD di Gunungkidul Masih Rendah, Baru Capai 4,31 Persen

Jumlah warga yang sudah melakukan aktivasi baru mencapai 25.579 orang, atau sekitar 4,31 persen dari target nasional sebesar 15 persen.

Tayang:
KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN
ILUSTRASI - Identitas Kependudukan Digital (IKD) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Capaian aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Gunungkidul masih tergolong rendah.

Berdasarkan data terbaru, jumlah warga yang sudah melakukan aktivasi baru mencapai 25.579 orang, atau sekitar 4,31 persen dari target nasional sebesar 15 persen.

Kepala Disdukcapil Gunungkidul, Markus Tri Munarja, mengatakan sedianya target aktivasi di Gunungkidul sendiri ditetapkan sebanyak 616.669 orang.

Namun hingga saat ini, realisasi masih jauh dari angka yang ditetapkan pemerintah pusat. 

"Capaian yang masih rendah ini menjadi perhatian serius. Kami terus berupaya meningkatkan aktivasi IKD dengan melakukan jemput bola, sosialisasi di sekolah, kantor kalurahan, hingga pelayanan publik,” ujarnya, Senin (22/9/2025).

Ia menambahkan, beberapa kendala masih ditemui di lapangan.  

Di antaranya, ada warga yang belum memiliki ponsel pintar, keterbatasan jaringan internet di wilayah tertentu, hingga kurangnya pemahaman mengenai manfaat IKD.

"Ini yang terus kami carikan solusi bersama,” tambahnya.

Baca juga: Sejumlah Kasus Keracunan MBG, Orangtua di Gunungkidul Mengaku Khawatir

Dia mengatakan upaya percepatan aktivasi juga dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk pemerintah kalurahan, sekolah, dan instansi pelayanan publik.

Harapannya, jumlah aktivasi dapat meningkat signifikan sehingga target nasional 15 persen bisa tercapai sesuai batas waktu yang ditetapkan.

"IKD merupakan identitas kependudukan dalam bentuk digital yang memuat data kependudukan secara resmi. Program ini diluncurkan pemerintah sebagai upaya mempermudah akses layanan publik dan meningkatkan keamanan data pribadi warga," tuturnya. 

Selain itu, dia melanjutkan, pemerintah daerah juga meminta dukungan dari berbagai lembaga, termasuk perbankan dan instansi pelayanan lain, untuk mulai memanfaatkan IKD sebagai syarat administrasi.

Dengan demikian, masyarakat akan terdorong segera melakukan aktivasi agar dapat menikmati kemudahan layanan.

"Aktivasi IKD bukan hanya sekadar program pemerintah, melainkan kebutuhan di era digital. Dengan adanya identitas digital, masyarakat tidak perlu lagi khawatir kehilangan dokumen fisik karena semua data dapat diakses langsung melalui aplikasi," ucapnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved