Dosen FEB UGM Ungkap Alasan CHT Perlu Dinaikkan
Kenaikan cukai rokok merupakan salah satu instrumen pengendalian konsumsi produk tembakau yang bisa digunakan oleh pemerintah.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Selain itu, pemerintah juga perlu memberikan program pelatihan kerja, terutama upskilling sesuai dengan kebutuhan ketenagakerjaan regional.
“Jika kenaikan cukai dan harga rokok tetap mendorong perilaku downshifting, maka potensi dampak ketenagakerjaan sektor SKT bisa lebih kecil,” ujarnya.
Wakil Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Yogyakarta itu berharap agar peta jalan kebijakan tarif cukai dan harga jual rokok tahun 2026-2029 akan menyederhanakan struktur dan parameter kebijakan cukai rokok, dan mengedepankan pengendalian tembakau. (*)
Tags
dosen
Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB)
Universitas Gadjah Mada (UGM)
cukai hasil tembakau (CHT)
Baca Juga
| Mahasiswa UGM Kembangkan Stiker Pintar dari Ekstrak Kulit Buah Naga untuk Pantau Kualitas Daging |
|
|---|
| Jusuf Kalla Dilaporkan Polisi Karena Isi Ceramah di UGM, Masyarakat Diminta Melihat Secara Utuh |
|
|---|
| WFH ASN Mulai Berlaku, Dosen UGM Sebut Berpotensi Mengurangi Produktivitas Kerja |
|
|---|
| Kenaikan Harga Plastik Berpotensi Kerek Inflasi |
|
|---|
| Harga Plastik Meroket, Dosen UGM: Pindah Negara Sumber Impor, Produksi Dalan Negeri, Pembatasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-yogyakarta_20180911_145553.jpg)