Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet, Sri Sultan HB X Harapkan Penguatan Ekonomi Nasional

Sri Sultan berharap menteri-menteri baru dapat memperkuat kinerja pemerintah, terutama dalam bidang ekonomi.

TRIBUNJOGJA.COM/ HANIF SURYO
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, menilai perombakan Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto

Sultan berharap menteri-menteri baru dapat memperkuat kinerja pemerintah, terutama dalam bidang ekonomi.

“Semoga saja bisa melaksanakan tugas dengan baik. Kalau itu kan keputusan hak prerogatif Presiden. Harapan saya ya lebih baik, makin memperkuat, itu saja,” ujar Sri Sultan, Selasa (9/9).

Sri Sultan menegaskan, siapa pun yang dipilih untuk duduk di kursi menteri sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden. 

“Saya tidak bisa punya komentar apa-apa, karena itu hak prerogatif Presiden. Siapapun, ya Presiden yang punya wewenang. Harapan saya ekonomi jadi lebih baik,” katanya.

Menurut dia, publik tidak perlu memperdebatkan sosok yang ditunjuk Presiden.

“Soal siapa (menterinya), kok ini, kok itu, semua kembali ke hak pribadi Presiden,” ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto merombak sejumlah posisi di Kabinet Merah Putih. 

Perubahan paling menonjol adalah penggantian Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dengan Purbaya Yudhi Sadewa. 

Reshuffle juga mencakup Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Koperasi, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga. 

Selain itu, dibentuk Kementerian Haji dan Umrah yang dipimpin M Irfan Yusuf dengan Dahnil Anzar sebagai wakil menteri. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved