Empat Motor Tabrakan Beruntun di Ringroad Sleman,  Seorang Mahasiswa Tewas 

Seorang mahasiswa asal Pelalawan, Riau berinisial FDA (21) meninggal dunia setelah terlibat dalam insiden kecelakaan

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com/IST
Evakuasi kecelakaan beruntun yang melibatkan empat sepeda motor di Jalan Padjajaran, tepatnya di sebelah barat simpang empat Condongcatur, Depok, Kabupaten Sleman Sabtu (25/1/2025) dinihari. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN-- Seorang mahasiswa asal Pelalawan, Riau berinisial FDA (21) meninggal dunia setelah terlibat dalam insiden kecelakaan di Jalan Padjajaran (Ringroad Utara), tepatnya di U-turn sebelah barat Simpang Empat Condongcatur, Depok, Kabupaten Sleman. Kecelakaan beruntun tersebut, melibatkan empat sepeda motor. 


Kecelakaan tersebut juga viral di media sosial setelah diunggah akun X @merapi_uncover. Narasi dalan unggahan di media sosial tersebut, kecelakaan berawal dari balap liar.

 Unggahan juga disertai rekaman video yang memperlihatkan sejumlah sepeda motor sedang menunggu lampu APILL sebelum akhirnya saling melaju cepat dan terjadi kecelakaan.


 Saat dikonfirmasi, Kasihumas Polresta Sleman membenarkan ada peristiwa kecelakaan tersebut. 


"Betul ada peristiwa (kecelakaan tersebut). Sekarang sudah ditangani unit laka Polresta Sleman," kata Kasihumas Polresta Sleman, Iptu Salamun, Sabtu. 


Ada empat sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Satu orang pengendara, berinisial FDA dikabarkan meninggal dunia.

Sedangkan pengendara lainnya mengalami luka-luka. 

Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan, antara lain sepeda motor Kawasaki KLX ditunggangi FDA warga Riau, lalu Kawasaki KLX dikendarai MB warga Riau.

Kemudian Yamaha MX ditunggangi WB (16) warga Yogyakarta, dan Kawasaki Ninja yang dikendarai FGM (20) warga Bogor.  


Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto menceritakan, kronologi kecelakaan bermula ketika keempat sepeda motor tanpa dilengkapi nomor polisi tersebut, sama-sama melaju dari arah timur di simpang empat Condongcatur, ke arah barat menuju Kentungan. 


"Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor Kawasaki KLX yang dikendarai FDA membentur separator jalan dan terjatuh," ujarnya. 


Karena jarak yang saling berdekatan sehingga motor yang berada dibelakangnya, Kawasaki KLX, Yamaha MX, dan Kawasaki Ninja tak bisa menghindar dan membentur sepeda motor yang terjatuh tersebut.


Kerasnya benturan mengakibatkan, FDA pengendara sepeda motor Kawasaki KLX meninggal dunia di RS JIH. 

Adapun, MB mengalami patah tulang dan rawat inap di JIH. WB, pengandara Yamaha MX, mengalami dislokasi bahu kiri dan luka lecet di paha kanan maupun kiri.

 Sedangkan FGM pengandara Kawasaki Ninja mengalami luka lecet di kaki dan rawat jalan.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved