Dari Advokat hingga Konsultan Pajak, Pendiri Lawgika.co.id Beri Pendampingan Bisnis Komprehensif
Lawgika.co.id menghadirkan layanan terintegrasi untuk membantu pelaku usaha mengelola aspek legal, perizinan, dan bisnis.
TRIBUNNEWS.COM - Kebutuhan dunia usaha terhadap layanan hukum, perpajakan, dan administrasi bisnis yang terintegrasi terus meningkat seiring kompleksitas regulasi dan persaingan bisnis yang semakin dinamis.
Melihat kondisi tersebut, tiga profesional dengan pengalaman panjang di bidang hukum korporasi, perizinan usaha, akuntansi, dan perpajakan mendirikan Lawgika.co.id sebagai wadah pendampingan bagi pelaku usaha dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis.
Ketiga pendiri tersebut adalah Tommy Liusudarso, Krisna Wu, dan Aldrin Hardcen.
Masing-masing membawa pengalaman profesional yang menjadi fondasi dalam pengembangan layanan Lawgika.co.id.
Tommy Liusudarso merupakan lulusan Magister Hukum dengan spesialisasi Hukum Bisnis. Selama lebih dari delapan tahun, ia berkarier di berbagai perusahaan nasional yang bergerak di sektor pelayaran, galangan kapal, properti, konstruksi, hingga asuransi maritim.
Dalam perjalanan kariernya, Tommy terlibat dalam penyusunan berbagai perjanjian kerja sama dengan perusahaan BUMN, instansi pemerintah, hingga perusahaan internasional.
Sementara itu, Krisna Wu memiliki pengalaman lebih dari 12 tahun di bidang hukum korporasi. Ia pernah menangani berbagai kebutuhan hukum perusahaan di sektor galangan kapal, properti, hingga pertambangan.
Pengalamannya dalam legal audit, penyusunan dokumen hukum, dan berbagai perjanjian strategis membuatnya memahami pentingnya kepatuhan regulasi bagi keberlangsungan sebuah perusahaan.
Lengkapi dengan Keahlian Perpajakan
Di bidang akuntansi dan perpajakan, Aldrin Hardcen melengkapi kekuatan tim pendiri Lawgika.co.id.
Dengan pengalaman lebih dari delapan tahun mendampingi perusahaan dari berbagai sektor usaha, Aldrin memiliki kompetensi dalam membantu perusahaan mengelola kewajiban perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Meski berasal dari latar belakang profesi yang berbeda, ketiga pendiri tersebut memiliki pengalaman serupa ketika mendampingi pelaku usaha.
Mereka kerap menemukan perusahaan maupun pengusaha yang memiliki potensi bisnis besar, namun menghadapi kendala terkait legalitas usaha, perizinan, maupun pemahaman terhadap kewajiban perpajakan.
Tommy mengatakan pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan utama berdirinya Lawgika.co.id.
"Dalam praktik sehari-hari, kami sering menemukan pelaku usaha yang mengalami kesulitan menentukan perizinan yang sesuai, memahami kewajiban perpajakan, maupun mengelola aspek legal bisnisnya. Dari pengalaman itu, kami melihat perlunya sebuah layanan yang dapat menjadi jembatan antara regulasi dan kebutuhan pelaku usaha," ujarnya.
Berawal dari Batam
Lawgika didirikan pada 2022 di Batam dengan fokus awal pada layanan pendirian perusahaan dan pengurusan perizinan usaha.
| Telkom Catat Pendapatan Rp37,2 Triliun di Kuartal I 2026, Transformasi TLKM 30 Terus Dipercepat |
|
|---|
| Puluhan Remaja Digembleng Ilmu Bisnis Kuliner Street Food di Jogja, Solusi di Tengah Krisis Global |
|
|---|
| Organisasi Advokat Singapura Audiensi dan Kerja Sama dengan DePA-RI, Luthfi Yazid: Sebuah Kehormatan |
|
|---|
| Transformasi Brand Lem Rajawali: Perkuat Ekosistem Industri Kreatif dan Manufaktur Nasional |
|
|---|
| Tingkatkan Kualitas Produk, Fabriku By Kenari Hadirkan Bahan Kain Standar Internasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Lawgikacoid-menghadirkan-layanan-terintegrasi.jpg)