Mitos-mitos Ketika Fenomena Alam Langka Sturgeon Moon Terjadi
Bulan purnama Sturgeon Moon hadir akhir pekan ini. Indah dipandang, tapi sarat mitos dari penyembuhan penyakit hingga larangan melaut. Simak faktanya
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
3. Memicu Gempa Bumi
Isu bahwa bulan purnama dapat memicu gempa bumi besar kerap muncul.
Meskipun tarikan gravitasi bulan memengaruhi pasang surut laut, penelitian seismologi menunjukkan bahwa dampaknya terhadap pergeseran lempeng bumi sangat kecil dan tidak cukup untuk memicu gempa besar.
4. Memengaruhi Perilaku Hewan.
Studi dari University of Colorado mencatat peningkatan pasien hewan peliharaan di sekitar malam bulan purnama.
Hal ini disebabkan oleh pemilik hewan yang lebih aktif di luar rumah pada malam yang terang, bukan karena bulan purnama membuat hewan sakit.
5. Pantangan Melaut bagi Nelayan
Di wilayah pesisir Kepulauan Riau, nelayan percaya gelombang pasang tinggi dan hasil tangkapan berkurang pada fase ini.
Kepercayaan ini ada benarnya secara ilmiah karena tarikan gravitasi bulan memang memicu pasang laut yang lebih tinggi.
6. Kekuatan Mistis
Di Nusa Tenggara Timur, legenda tentang suanggi begitu melekat dengan bulan purnama.
Konon, mereka memperoleh puncak kekuatannya pada malam terang bulan.
Kisah ini menjadi bagian dari folklor yang membentuk identitas budaya setempat.
Baca juga: Menepis Mitos tentang Imunisasi, Ini Faktanya
Antara Sains dan Kepercayaan
Bulan purnama adalah hasil dari peredaran alami bulan mengelilingi bumi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/malam-ini-fenomena-bulan-purnama-strawberry-full-moon-puncaknya-pukul-0212-wib-1.jpg)