Polresta Sleman Soal Bendera One Piece: Belum Ada Tindakan, Kami Hanya Pantau 

Aparat kepolian di Sleman disebut hanya diperintahkan untuk melakukan pemantauan di wilayah terkait fenomena bendera One Piece

Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
Generated By AI
ILUSTRASI - Bendera One Piece 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Polresta Sleman memastikan belum melakukan tindakan, terkait bendera One Piece simbol bajak laut dari serial anime Jepang yang kini tengah menjadi sorotan publik menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Indonesia.

Aparat kepolian di Sleman disebut hanya diperintahkan untuk melakukan pemantauan di wilayah. 

"Dari anggota hanya monitor. Perintah pimpinan hanya monitor. Nanti apabila ada, maka lapor ke pimpinan. Tapi sampai sekarang dari laporan anggota belum, belum ada," kata Kasihumas Polresta Sleman, AKP Salamun, Rabu (6/8/2025). 

Sekadar informasi, bendera Jolly Roger yang bergambar tengkorak dengan topi jerami adalah simbol dari kelompok bajak laut Topi Jerami dari serial anime Jepang.

Bajak laut ini dipimpin oleh Monkey D Luffy, tokoh utama dalam anime One Piece.

Di media sosial, pemasangang bendera ini ramai.

Berdasarkan informasi, bendera yang dikibarkan kru Topi Jerami tersebut bukan hanya simbol kekuatan tetapi juga menyuarakan kebebasan, keyakinan pribadi dan persahabatan. 

Di beberapa daerah pengibaran bendera ini ditentang aparat, karena dianggap sebagai bentuk sindiran dan kritik terhadap pemerintah. Bahkan mural bergambar anime ini pun dihapus. 

Baca juga: Ulah Keji Sejoli di Sleman, Kubur Bayi Hasil Hubungan Gelap di Kebun Pisang

Salamun menyebut, di Kabupaten Sleman sejauh ini belum ada tindakan apapun yang dilakukan polisi perihal fenomena tersebut.

Arahan dari pimpinan hanya memantau. Belum ada perintah untuk melakukan tindakan. 

"(Kalau ada yang mengibarkan) Kami menunggu arahan dari pimpinan," ujarnya. 

Sebelumnya, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman, Samsul Bakri mengatakan, wilayah Sleman secara umum masih kondusif.

Menurut dia, bendera one piece dilaporkan hanya  terpasang satu di sebuah toko di wilayah Prambanan.

Akan tetapi bendera seri manga yang disebut dengan Jolly Roger itu, sudah langsung diturunkan si pemasang karena mendapat imbauan. 

"Wilayah Sleman secara umum kondusif. Tidak ada yang pasang bendera one piece. Hanya cuma satu itu (di Prambanan) saja dan sudah clear. Sudah diturunkan dengan kesadaran si pemasang," kata dia. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved