Buntut Kasus Beras Oplosan, Pemerintah Bakal Hapus Beras Jenis Premium dan Medium
pemerintah juga bakal menghilangkan klasifikasi jenis beras premium dan medium.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.COM/Shela Octavia)
BERAS OPLOSAN : Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) sekaligus Kepala Satgas Pangan Polri, Brigjen Pol Helfi Assegaf saat konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Kamis (24/7/2025).
Dia meminta agar pelaku-pelaku ini mengikuti regulasi yang ada dan tidak merugikan masyarakat.
"Mudah-mudahan semua sudah sadar dan menyesuaikan regulasi yang ada," kata Amran kepada wartawan di Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Kamis (17/7/2025).
Jika tidak, kata Amran, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polri agar segera menindak para produsen curang ini sesuai prosedur hukum yang berlaku.
"Ya beras oplosan semua kami minta segera menyesuaikan dengan regulasi yang ada di republik ini. Kami sudah mengirim seluruh merek yang tidak sesuai (takaran)," tuturnya. (*)
Baca Juga
| Menko Zulhas Jamin Stok Pangan RI Aman Sampai Tahun Depan di Tengah Gejolak Geopolitik |
|
|---|
| Warga Serbu Bantuan Pangan dari Bapanas di Tiap Kalurahan di Kulon Progo |
|
|---|
| Pemerintah Siapkan Bansos Beras 10 Kg dan Migor 2 Liter untuk 18 Juta Warga, Disalurkan Bulan Ini |
|
|---|
| Warga Jogja Tak Perlu Cemas, Stok Beras SPHP dan Minyakita Melimpah hingga Idulfitri 2026 |
|
|---|
| Pemerintah Ingin Beri Keadilan Pangan Bagi Masyarakat, Rencanakan Beras satu Harga Seluruh Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Berawal-dari-Laporan-Mentan-Satgas-Pangan-Naikan-Status-Kasus-Beras-Oplosan-jadi-Penyidikan.jpg)