Seberapa Mungkin Kereta Terlambat di Daop 6 Yogyakarta? Segini Catatan Ketepatan Waktunya
Pada aspek angkutan penumpang, tingkat ketepatan keberangkatan KA 99,59 persen dan untuk kedatangan KA 97,63 persen.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Yoseph Hary W
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat tingkat ketepatan waktu keberangkatan kereta api (KA) mencapai rata-rata 99,66 persen dan kedatangan sebesar 96,39 persen pada semester I 2025.
Pada aspek angkutan penumpang, tingkat ketepatan keberangkatan KA 99,59 persen dan untuk kedatangan KA 97,63 persen.
Sementara pada aspek angkutan barang, tingkat ketepatan waktu keberangkatan KA 99,73 persen dan untuk kedatangan KA 95,15 persen.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan tingginya tingkat ketepatan waktu ini membuktikan KAI Daop 6 mampu meminimalisasi potensi gangguan yang berisiko terhadap kelancaran perjalanan kereta api, baik yang berasal dari wilayah kerja Daop 6 sendiri maupun dari daerah operasi lain yang bersinggungan.
Efektivitas dalam koordinasi lintas daerah operasi, kesiapsiagaan petugas lapangan, serta ketanggapan terhadap potensi hambatan teknis, telah berkontribusi signifikan dalam menjaga ketepatan jadwal perjalanan.
"Capaian ini mencerminkan keberhasilan strategi operasional dan sinergi antarunit kerja yang terus dikembangkan untuk menjamin kenyamanan dan ketepatan layanan kepada pelanggan," kata, Jumat (18/07/2025).
KAI Daop 6 juga aktif menjalin koordinasi lintas instansi dan pemangku kepentingan, seperti dengan Balai Teknik Perkeretaapian, Dinas Perhubungan, dan pemerintah daerah dalam hal peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang, penataan stasiun, dan penguatan literasi keselamatan kepada masyarakat.
Pihaknya pun akan terus melakukan evaluasi dan pembenahan secara berkelanjutan. Termasuk pemanfaatan teknologi digital dalam proses operasional dan pelayanan pelanggan, seperti digital boarding, e-ticketing, pemantauan perjalanan kereta secara real time, serta optimalisasi komunikasi antar unit operasional.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI. Ketepatan waktu yang tinggi ini bukan hanya angka, melainkan cerminan dari dedikasi kami dalam menjaga keandalan sistem operasi, perawatan sarana prasarana yang konsisten, serta pengelolaan SDM yang profesional dan disiplin,” terangnya.
Ia menambahkan kereta api tidak hanya moda transportasi yang efisien, tetapi juga ramah lingkungan.
Dengan sistem penggerak yang semakin modern dan penggunaan energi yang lebih efisien, kereta api menjadi bagian penting dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060 menuju transportasi rendah karbon.
“Kereta api bukan hanya alat transportasi, tetapi juga bagian dari solusi lingkungan. Kami bersyukur masyarakat semakin memilih KA sebagai moda andalan dalam beraktivitas, sekaligus berpartisipasi dalam mengurangi emisi karbon,” ujarnya.
“KAI juga menyediakan fitur Carbon Footprint di aplikasi Access by KAI. Penumpang yang sedang melakukan perjalanan dapat melihat estimasi jejak karbon yang kereta api hasilkan dari sekali perjalanan,” imbuhnya. (maw)
Selembar KTP Itu Ternyata Kabar Duka, Yoyon Melihat Anaknya Terbujur Kaku di RS Sadjito |
![]() |
---|
Antisipasi Penutuan Ruas Jalan Unjuk Rasa 1 September, KAI Daop 6 Yogya Berlakukan Pola Khusus 44 KA |
![]() |
---|
Respon Merebaknya Aksi Demo, Jaga Warga dan Satlinmas di Kulon Progo Diminta Lebih Waspada |
![]() |
---|
Cara PT Taru Martani BUMD Milik Pemda DIY Dongkrak Performa Bisnis |
![]() |
---|
3 Kalurahan di Kulon Progo Terima Bantuan Alkes dari Morazen Yogyakarta |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.