Penjelasan Pengelola GBK Soal Viral Suara Desahan
Video suara desahan yang diputar di kawasan area publik Gelora Bung Karno (GBK) viral di media sosial.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Video suara desahan yang diputar di kawasan area publik Gelora Bung Karno (GBK) viral di media sosial.
Suara desahan tak senonoh itu diputar oleh pengeras suara atau toa di area GBK.
Masyarakat yang tengah beraktifitas di sekitar GBK pun langsung kaget dengan kemunculan suara itu.
Beberapa di antaranya kemudian langsung merekam suara aneh tersebut dan menggunggahnya ke media sosial.
"Bener woy, kemaren sama temen ke GBK tiba tiba ada suara desah kenceeeng banget ampe semua orang pada shock," tulis warganet X seperti yang dikutip dari Tribunnews.com.
"Terjadi kecelakaan di GBK. The man behind the sound lupa mematikan bluetooth," tulis warganet lainnya.
Setelah video suara desahan itu viral di media sosia, pihak pengelola GBK langsung meresponnya.
Pengelola GBK mengeluarkan pernyataan resmi dan permintaan maafnya atas peristiwa tersebut.
Dalam penjelasannya, pengelola mengakui adanya kesalahan dalam pemutaran playlist yang berada di pengeras suara area publik.
Kejadian itu disebabkan oleh kelalaian petugas.
"Manajemen PPKGBK menyampaikan permohonan maaf atas insiden suara tidak pantas yang sempat terdengar melalui pengeras suara di area publik GBK, buka mereka melalui rilis di Instagram @love_gbk pada Minggu (13/7/2025).
"Hasil evaluasi internal menyimpulkan bahwa kejadian ini berasal dari kelalaian petugas yang memutar salah satu playlist bebas hak cipta (no copyright) tanpa melakukan pengecekan menyeluruh," lanjutnya.
Baca juga: Hendak Hindari Benang Layangan, Pemotor Tertabrak Motor Lain di Pengasih Kulon Progo
Petugas yang melakukan kesalahan itu sudah diberikan sanksi berupa teguran keras.
Selain itu akan ada perbaikan tentang pemutaran playlist.
"Sebagai tindak lanjut, GBK telah mengambil langkah-langkah cepat berikut:
1. petugas telah diberikan teguran keras dan dalam evaluasi
2. Seluruh playlist audiio telah direview ulang dan hanya playlist kurasi resmi yang diperbolehkan digunakan di depan
3. Sistem pemutaran audio kini diperketat, hanya dapat diakses oleh personal terverifikasi
4. Produser pengawasan konten dan pelatihan kedisiplinan teknis juga diperbarui untuk mencegah kejadian serupa.
Kami memahami bahwa GBK adalah ruang publik yang dihormati dan digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk anak-anak dan keluarga.
Kami menyesalkan kejadian ini dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas penagwasan dan pelayanan secara menyeluruh.
Terima kasih atas perhatian dan kepercayaan masyarakat.
Kami akan terus menjaga standar etika dan profesionalisme dalam setiap aspek operasional," pungkas mereka. (*)
| Viral, Excavator Masuk Tenda Hajatan di Banyurejo Sleman, Begini Ceritanya |
|
|---|
| Harta Karun Jutaan Rupiah di Balik Kain Jarik Lusuh |
|
|---|
| Ugal-ugalan Sejak Jalan Wates, Mobil Avanza Akhirnya Hantam Warung Makan di Janti |
|
|---|
| Viral Sosok Pemuda 'Sopo Wani Karo Aku', Lawan Arah Malah Keroyok Warga di Umbulharjo |
|
|---|
| Dipenuhi Sampah Saat Banjir, Sungai Winongo Jadi Sorotan Warganet |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Penjelasan-Pengelola-GBK-Soal-Viral-Suara-Desahan.jpg)