Penjelasan Ubur-ubur Alias Rawe Merapat ke Pesisir Selatan Kulon Progo Juli-September
Ubur-ubur atau yang dikenal sebagai Rawe mulai muncul terutama di sisi timur perairan selatan DIY
Tayang:
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Iwan Al Khasni
TRIBUN JOGJA/Alexander Ermando
WASPADA UBUR-UBUR: Suasana Pantai Glagah di Kapanewon Temon, Kulon Progo, Minggu (06/07/2025). Pengunjung diimbau untuk mewaspadai kemunculan Ubur-ubur selama Juli hingga September.
Sengatan racun dari Ubur-ubur biasanya akan langsung menimbulkan rasa panas pada bagian yang tersengat.
Dampak paling parah adalah terjadi sesak napas sehingga membutuhkan penanganan medis cepat.
SRI Wilayah V Kulon Progo sendiri tidak mengendorkan kewaspadaan terhadap kemunculan Ubur-ubur.
Seluruh personel diterjunkan untuk memantau dan patroli di pantai-pantai yang kerap ramai wisatawan.
"Nanti petugas juga akan memberikan imbauan ke pengunjung agar menghindari Ubur-ubur sekaligus memberi informasi terkait ciri-cirinya," kata Aris.(alx)
Baca Juga
| Beri Nuansa Berbeda, Peternak Sapi di Sukoreno Kulon Progo Andalkan SPG untuk Pasarkan Sapi Kurban |
|
|---|
| Anggota DPR RI MY Esti Wijayati Dorong Pemkab Kulon Progo Pertahankan Kampus UNY Wates |
|
|---|
| DPC PDIP Kulon Progo Bentuk Pengurus PAC Baru, Jadi Penguatan dan Penyegaran Struktur Organisasi |
|
|---|
| IPK Indonesia DIY Lakukan Pendampingan Psikologis Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta |
|
|---|
| Kado Istimewa untuk Kulon Progo pada Hardiknas 2026, Satu Putra Daerah Jadi Juara di Ajang Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ubur-ubur-Belum-Terlihat-di-Pesisir-Selatan-Kulon-Progo.jpg)