Dirut Baru Telkom Fokus Reformasi Budaya dan Tata Kelola Perusahaan

Dian Siswarini, menegaskan bahwa transformasi budaya dan penajaman tata kelola akan menjadi fokus utama dalam pembaruan manajemen perusahaan

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Ikrob Didik Irawan
(KOMPAS.com/YUDHA PRATOMO)
Dian Siswarini usai resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dalam RUPS Telkom 2025, Selasa (27/5/2025). 

TRIBUNJOGJA.COM – Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang baru, Dian Siswarini, menegaskan bahwa transformasi budaya dan penajaman tata kelola akan menjadi fokus utama dalam pembaruan manajemen perusahaan.

Hal ini diungkapkan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (2/7/2025).

Menurut Dian, langkah-langkah perubahan tersebut mencakup reformasi menyeluruh terhadap proses kerja internal, terutama untuk menutup celah tata kelola (loopholes) serta memperkuat budaya integritas di lingkungan Telkom.

“Transformasi tidak hanya pada lini bisnis, tetapi juga menyangkut cara kerja, nilai, dan budaya. Kami ingin memastikan seluruh proses berlangsung dengan transparan, efisien, dan berorientasi pada integritas,” jelasnya.

Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini menyatakan dukungan atas visi dan langkah-langkah reformasi yang diusung oleh manajemen baru Telkom.

Baca juga: Tak Cukup SE Gubernur, Buruh di Jogja Minta Regulasi Setingkat Perda soal Larangan Penahanan Ijazah

Ia menyebut kehadiran Dian Siswarini membawa harapan baru bagi masa depan perusahaan pelat merah tersebut.

“Ibu Dirut Telkom dengan latar belakang kuat di sektor swasta membawa semangat positif. Kami menilai langkah ‘Five Bold Moves’ yang diusung bisa berjalan baik jika dilakukan secara disiplin dan bertahap,” ujar Anggia.

Komisi VI mendorong Telkom untuk mengakselerasi pembentukan struktur strategic holding dan memperkuat portofolio bisnis di luar konektivitas sebagai sumber pertumbuhan baru.

Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan daya saing perusahaan secara berkelanjutan.

Selain itu, Komisi juga mengapresiasi pencapaian kinerja Telkom selama ini, terutama dalam mempertahankan pangsa pasar di sektor seluler dan fixed broadband, serta kontribusi finansial terhadap negara.

Telkom tercatat telah menyumbang Rp 241,5 triliun kepada negara melalui pajak, PNBP, dan dividen. (*/rls)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved