Komisi IX DPR RI Vita Ervina Soroti Banyak Warga Magelang Belum Daftar BPJS
Anggota komisi IX DPR RI, Vita Ervina prihatin dengan masih banyaknya warga yang belum memiliki BPJS Kesehatan.
Penulis: Yuki Pramudya | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Anggota komisi IX DPR RI, Vita Ervina menegaskan Kesehatan merupakan hak bagi warga negara Indonesia. Ia pun prihatin dengan masih banyaknya warga yang belum memiliki BPJS Kesehatan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota DPR RI, Vita Ervina saat melakukan sosialisasi gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Kamis (07052026) siang.
Belum punya BPJS Kesehatan
“Tadi kami bertemu dengan warga masyarakat di Kabupaten Magelang dan ternyata masih banyak yang belum memiliki BPJS Kesehatan sehingga ini menjadi perhatian serius karena jaminan Kesehatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah tersebut penting untuk mendapatkan tindakan cepat saat kondisi tubuh sedang sakit,” Jelas Vita dijumpai usai menjadi pemateri.
Vita melanjutkan meski di wilayah Kabupaten Magelang sudah ditanggung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang bagi pasien yang menjalani perawatan khusus yang kelas 3. Namun Ia menghimbau kepada warga yang mampu alangkah baiknya tetap mendaftarkan ke jaminan sosial.
“Karena sifatnya kan gotong royong ya, jadi yang mampu membayar iuran nanti untuk mengcover yang tidak mampu, sedangkan yang tidak mampu nanti harus melalui proses keterangan dari desa,” Imbuhnya.
Rawat inap gratis
Sementara itu, Kabid Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, dr. Herlina Nung Rahmasari menjelaskan program rawat inap kelas 3 gratis yang diinisiasi oleh Bupati Magelang, Grengseng Pamuji sudah mulai dilakukan bagi warga di Kabupaten Magelang dan menjalani perawatan di Kabupaten Magelang.
“Itu sudah mulai berlaku bagi yang non bpjs, kalau yang sudah menggunakan bpjs Kesehatan kan sudah tercover. Sedangkan yang belum kita fasilitasi dengan syarat bersedia menjalani perawatan di kelas 3 di semua rumah sakit yang ada di Kabupaten Magelang,” Jelasnya.
Pihaknya memastikan sejauh ini ketersediaan kamar masih mencukupi meski sejak diberlakukan banyak masyarakat yang menggunakan layanan Kesehatan gratis tersebut.
“Alhamdulillah masih mencukupi, mungkin karena banyak yang sudah menggunakan fasilitas bpjs,” Imbuhnya.
Meski ada perbedaan kelas, lanjut Herlina, namun layanan dan obat obatan yang diberikan di semua rumah sakit yang ada di Kabupaten Magelang tetap sama. “Perbedaan hanya pada ketersediaan bed nya saja, kalau yang kelas 3 kan untuk bareng bareng,” tutupnya.
| Waisak 2570 BE Bawa Berkah Ekonomi, Hotel dan Homestay di Borobudur Ludes Terisi |
|
|---|
| Pemkab Magelang Hibahkan Rp158,75 Juta ke KPU untuk Perkuat Literasi Demokrasi Masyarakat |
|
|---|
| Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Magelang Beri Penghargaan kepada 83 Pelajar Berprestasi |
|
|---|
| Candi Borobudur Jadi Bandara Doa, Kirim Pesan Perdamaian untuk Dunia |
|
|---|
| Ribuan Lampion Waisak 2570 BE Terangi Langit Borobudur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Komisi-IX-DPR-RI-Vita-Ervina-Soroti-Banyak-Warga-Magelang-Belum-Daftar-BPJS-Kesehatan.jpg)