Mimpi Kulon Progo, Seluruh Kalurahan dan Kelurahan Jadi Smart Village
Salah satu target yang ingin dicapai adalah terbentuknya Smart Village di seluruh kalurahan dan kelurahan di Kulon Progo.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulon Progo terus berupaya agar visi Smart City bisa terwujud sesuai rencana. Konsep ini diharapkan bisa menyentuh seluruh kalurahan dan kelurahan.
Salah satunya melalui Forum Smart City tingkat kalurahan. Kepala Diskominfo Kulon Progo, Agung Kurniawan mengatakan belum lama ini pihaknya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk Forum Smart City.
"Forum Smart City ini beranggotakan perangkat kalurahan dan kelurahan, dari seluruh Kulon Progo," jelas Agung pada Selasa (01/07/2025).
Kulon Progo saat ini sudah tergabung dalam Gerakan Menuju 100 Smart City sejak 2018. Rencana induk atau masterplan Smart City 2018-2028 untuk Kulon Progo juga telah disiapkan.
Salah satu target yang ingin dicapai adalah terbentuknya Smart Village di seluruh kalurahan dan kelurahan di Kulon Progo. Smart Village adalah program pemanfaatan teknologi untuk pelayanan publik.
"Seperti untuk pengelolaan data, pemberdayaan masyarakat, serta tata kelola yang transparan dan akuntabel," ujar Agung.
Bimtek Forum Smart City juga menjadi salah satu persiapan untuk penyelenggaran PPID Awards 2025. Kulon Progo menjadi kabupaten pertama dan satu-satunya di DIY yang menggelar PPID Awards secara rutin.
Agung berharap dari Forum Smart City bisa terwujud konsep Smart City yang inklusif namun tetap berbasis kearifan lokal. Konsep ini diharapkan mampu berjalan hingga tingkat paling rendah.
"Smart City bukan sekadar digitalisasi, tapi tentang inovasi dan kolaborasi lintas sektor demi menciptakan daerah yang nyaman, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan warga," katanya.
Sekretaris Diskominfo Kulon Progo, Trusta Hendraswara menyampaikan Bimtek Forum Smart City turut menghadirkan akademisi dari perguruan tinggi sebagai narasumber. Mereka juga menjadi anggota Dewan Smart City Kulon Progo.
Bimtek diisi dengan pemaparan materi dari para akademisi tersebut. Seperti pentingnya keterbukaan informasi publik, mendorong partisipasi masyarakat, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
"Peran strategis dari Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di kalurahan juga sangat penting dalam pengelolaan informasi publik dan dokumentasi," jelas Trusta.(alx)
| Kulon Progo Kekurangan Ratusan Guru Olahraga untuk SD, Andalkan Guru Kelas hingga Honorer |
|
|---|
| Ratusan Jemaah Calon Haji Kulon Progo Jalani Vaksinasi Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci Makkah |
|
|---|
| Pengurus Forum Komunikasi UMKM Kulon Progo Dikukuhkan, Optimalkan Potensi Usaha Lokal |
|
|---|
| Jatah MBG ke Pelajar Kulon Progo Mulai Didistribusikan untuk 5 Hari dalam Sepekan |
|
|---|
| 22 Tahun Mengabdi, Tagana Se-DIY Gelar Apel Siaga Bencana di Kulon Progo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Mimpi-Kulon-Progo-Seluruh-Kalurahan-dan-Kelurahan-Jadi-Smart-Village.jpg)