Pemkab Kulon Progo Benahi Tata Kelola Pemasaran Produk UMKM di Toko Modern Berjejaring
Hasil pembenahan pun dilakukan dalam bentuk peluncuran display produk UMKM di Tomira (Toko Milik Rakyat) di Kapanewon Sentolo.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Yoseph Hary W
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo membenahi tata kelola pemasaran produk UMKM di toko modern berjejaring.
Hasil pembenahan pun dilakukan dalam bentuk peluncuran display produk UMKM di Tomira (Toko Milik Rakyat) di Kapanewon Sentolo.
Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinperinkop-UKM) Kulon Progo, Iffah Mufidati menjelaskan pembenahan dilakukan untuk mengembalikan tata kelola pemasaran produk UMKM sesuai regulasi.
"Keberadaan produk UMKM lokal sudah diamanahkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2021 tentang Perlindungan Pemberdayaan Pasar Rakyat dan Penataan Pusat Perbelanjaan serta Toko Swalayan," jelas Iffah saat acara peluncuran pada Kamis (26/06/2025).
Perda itu diperkuat dengan Peraturan Bupati Nomor 55 Tahun 2024. Isinya tentang kemitraan koperasi dengan minimarket waralaba yang mengatur secara rinci terkait teknis kerjasamanya.
Menurut Iffah, toko berjejaring modern di Kulon Progo wajib bermitra dengan koperasi lokal dengan tujuan pemberdayaan masyarakat. Setidaknya ada 22 koperasi lokal yang saat ini bermitra dengan Indomaret, salah satu toko berjejaring modern skala nasional dalam bentuk Tomira.
"22 Tomira inilah yang menghadirkan display produk UMKM Kulon Progo di lokasi yang mudah terlihat," ujarnya.
Sesuai Perda, Iffah mengatakan setiap lokasi Tomira wajib menampilkan produk UMKM lokal sebesar 30 persen dari semua produk yang dipasarkan. Rak produk pun perlu diletakkan di tempat yang strategis dan mudah terlihat.
Peluncuran produk UMKM di Tomira turut diikuti dengan promo diskon 30 persen untuk setiap pembelian produk. Promo ini diberikan demi meningkatkan daya tarik konsumen dalam membeli produk lokal Kulon Progo.
"Promo ini sekaligus memanfaatkan momen libur panjang akhir pekan, dengan harapan penjualannya bisa maksimal," kata Iffah.
Peluncuran produk UMKM di Tomira dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati (Wabup) Kulon Progo, Ambar Purwoko. Menurutnya, pembenahan tata kelola pemasaran tersebut merupakan hasil masukan dari pelaku UMKM.
Ia berharap adanya pembenahan tersebut mampu membuat pelaku UMKM Kulon Progo semakin percaya diri dalam memasarkan produknya. Apalagi dengan tampil di toko modern skala nasional seperti Indomaret.
"Harapan kami produk dari Kulon Progo bisa menyentuh lokal, nasional, bahkan global dan semakin naik kelas," kata Ambar.(alx)
Sultan HB X Sampaikan Duka Cita untuk Affan Kurniawan, Prihatin Perubahan Demokrasi Memakan Korban |
![]() |
---|
Pesan Sri Sultan Hamengku Buwono X saat Temui Massa Aksi di Mapolda DIY |
![]() |
---|
Akhirnya Sultan Temui Massa Aksi di Halaman Mapolda DIY, Ini Kata Raja Keraton Yogyakarta |
![]() |
---|
Gending Jawa Mengalun, Tanda Sultan Keluar Temui Massa Aksi di Depan Mapolda DIY |
![]() |
---|
Situasi Terkini Polda DIY Tengah Malam, Rentetan Tembakan Kembang Api dan Gas Air Mata ke Arah Massa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.