SPMB 2025

33 SMPN Klaten Buka Pendaftaran Offline karena Kurang Kuota, Ini Daftarnya

1.635 kuota siswa smpn klaten yang belum terpenuhi. Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten menyediakan 13.952 kuota

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com/Dewi Rukmini
SPMB KLATEN: Sejumlah orang tua calon siswa sedang konsultasi terkait penerimaan siswa baru di Posko SPMB SMPN 2 Klaten, Senin (16/6/2025). 

INFO SPMB Tingkat SMP di Klaten: Ada Pembukaan Pendaftaran Offline 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, telah selesai dilaksanakan. 

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Klaten menyediakan 13.952 kuota daya tampung siswa untuk 65 SMP Negeri di Bumi Bersinar. 

Kendati demikian hingga pendaftaran SPMB jenjang SMP Negeri ditutup, Disdik Kabupaten Klaten mencatat jumlah kuota daya tampung siswa yang sudah terpenuhi mencapai 12.317 siswa. 

Dengan demikian, masih ada sekitar 1.635 kuota siswa yang belum terpenuhi. 

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Kabupaten Klaten, Guritno, membenarkan masih ada puluhan SMP Negeri di Kabupaten Klaten yang belum terpenuhi kuota daya tampung siswa. 

Berdasarkan data dari Disdik Kabupaten Klaten tercatat sebanyak 33 SMP Negeri di Kabupaten Klaten belum terpenuhi kuota daya tampung siswanya. 

"Bagi satuan pendidikan atau SMP Negeri yang belum memenuhi kuota daya tampung diperbolehkan membuka pendaftaran secara offline (luring) dengan mekanisme diatur panitia SPMB masing-masing sekolah," ungkap Guritno saat dihubungi Tribunjogja.com, Kamis (26/6/2025). 

Guritno menyebut ada sejumlah faktor penyebab kuota daya tampung calon siswa tidak terpenuhi di SPMB jenjang SMP Negeri tahun ini. 

Salah satunya karena masih ada image atau anggapan sekolah favorit di masyarakat. 

"Itu terbukti di beberapa SMP Negeri peminatnya sangat melebihi kuota," katanya. 

Walaupun begitu, Guritno menyanpaikan Disdik Klaten telah melakukan beberapa upaya agar pendaftaran peserta didik baru bisa merata di 65 SMP Negeri se-Kabupaten Klaten

Di antaranya pihaknya melakukan peningkatan kualitas sarana dan prasarana satuan pendidikan, tenaga pendidik, dan pengelolaan manajemen sekolah. 

"Selain itu kami juga berupaya mengembangkan karakter, intrakurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, dan memberikan kemudahan dalam hal akses pendidikan," paparnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved