Tiga Kandidat Bertarung jadi Ketum PSI di Kongres Nasional di Solo, Ini Daftarnya

Tiga kandidat bersaing untuk menjadi ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Kongres Nasional yang akan digelar di Solo pada 19-20 Juli

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Dok.Istimewa
ILUSTRASI - Logo Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 

TRIBUNJOGJA.COM, SOLO - Tiga kandidat bersaing untuk menjadi ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam Kongres Nasional yang akan digelar di Solo pada 19-20 Juli mendatang.

Ketiga kandidat tersebut adalah Kaesang Pangarep (Ketua Umum petahana), Ronald A. Sinaga (influencer politik yang dikenal sebagai Bro Ron), dan Agus Mulyono Herlambang (mantan Ketum PB PMII).

Kongres Nasional PSI akan dihadiri oleh sekitar 2000 kader PSI dari seluruh Indonesia.

Dikutip dari Tribun Solo, Kongres Nasional PSI yang akan digelar pada Juli mendatang menjadi momentum untuk memilih ketua umum sekaligus menentukan arah partai di masa yang akan datang.

Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo Prabowo menyampaikan Kongres Nasional PSI rencananya akan dibuka langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Kemudian penutupan kongres dijadwalkan akan dilaksanakan langsung oleh Presiden Prabowo.

“Tanggal 19 dan 20 Juli di Solo. Mas Gibran diundang sebagai pembuka, dan penutupannya direncanakan oleh Pak Prabowo. Masih menunggu konfirmasi final,” ujar Antonius, Selasa (24/6/2025).

Sementara itu hingga pendaftaran calon ketum ditutup, ada tiga kandidat yang resmi mendaftar.

Ketiganya yakni Kaesang Pangarep (Ketua Umum petahana), Ronald A. Sinaga (influencer politik yang dikenal sebagai Bro Ron), dan Agus Mulyono Herlambang (mantan Ketum PB PMII).

Sementara Presiden ke-7 RI Jokowi yang sebelumnya dikaitkan akan ikut dalam bursa pencalonan ketua umum PSI dipastikan tidak ambil bagian.

Jokowi dipastikan tidak ikut bursa pencalonan.

Baca juga: KISAH Penyesalan Mantan Napiter JAD di Jogja, Sadar Usai Jalani Hukuman hingga Ikrar Setia pada NKRI

Keputusan ini diambil demi menghindari potensi konflik kepentingan dengan pencalonan putranya, Kaesang.

 “Mas Kaesang kemarin menegaskan tidak mungkin bapak dan anak bersaing di kompetisi yang sama,” ungkap Antonius.

Sebanyak 2.000 kader PSI dari seluruh provinsi dijadwalkan hadir dalam kongres ini.

Mereka akan mewakili pengurus daerah, anggota legislatif PSI, dan struktur partai lainnya untuk menggunakan hak suara dalam menentukan ketua umum baru.

“Kami masih finalisasi venue. Tapi peserta diperkirakan 2.000 orang. Proses pemungutan suara akan berlangsung langsung dalam forum kongres,” jelas Antonius.

 Ini adalah kongres nasional perdana yang digelar PSI sejak partai ini berdiri. Dengan semangat terbuka dan partisipatif, PSI berharap bisa menegaskan komitmen sebagai partai modern yang demokratis dan inklusif. (*)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved