AS dan Jerman Kirimkan Paket Peralatan Militer ke Israel

Pesawat kargo militer milik Amerika Serikat dan Jerman yang membawa peralatan militer dalam jumlah besar mendarat di Israel.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KANTOR PERS KEMENTERIAN PERTAHANAN ISRAEL
ALAT MILITER. Seorang pekerja membongkar pesawat kargo yang membawa peralatan militer dari AS dan Jerman untuk mempertahankan Israel dari serangan Iran, 19 Juni 2025. 

TRIBUNJOGJA.COM - Pesawat kargo militer milik Amerika Serikat dan Jerman yang membawa peralatan militer dalam jumlah besar mendarat di Israel.

Pesawat-pesawat itu membawa kendaraan militer, amunisi, dan logistik tempur lainnya.

Total ada 14 pesawat kargo militer yang mendarat di Israel.

Pesawat-pesawat itu mendarat di berbagai pangkalan udara utama di Israel, termasuk dekat Tel Aviv.

Dikutip dari Tribunnews.com yang melansir laporan Middle East Monitor dan Anadolu Agency (19/6/2025), Kementerian Pertahanan Israel menyebutkan pengiriman paket militer itu merupakan bagian dari “operasi logistik besar-besaran” guna memperkuat kesiapan tempur pasukan pertahanan Israel.

Kementrian Pertahanan Israel mengklaim pengiriman ini merupakan bentuk dukungan vital dari sekutunya.

Sementara dalam pemberitaan Jerusalem Post, peralatan militer dari AS dan Jerman itu untuk menambah stok persenjataan yang sudah mulai menipis.

Stok peralatan militer dan persenjataan terus berukurang karena digunakan untuk kegiatan operasi militer di Gaza dan wilayah utara dekat perbatasan Lebanon.

Baca juga: Iran Kembali Bombardir Wilayah Beersheba Israel Siang Ini

Pengiriman logistik militer dalam skala ini datang di saat ketegangan antara Israel dan Hizbullah di Lebanon meningkat tajam.

Iran, sebagai sekutu utama kelompok tersebut, telah berulang kali mengancam akan membalas jika Israel terus melancarkan serangan ke wilayah-wilayah yang mereka lindungi.

Pakar geopolitik memperingatkan bahwa keterlibatan terbuka AS dan Jerman dalam mendukung Israel secara logistik bisa mempercepat eskalasi konflik.

“Langkah ini bisa dilihat oleh Iran dan kelompok perlawanan regional sebagai bentuk deklarasi keterlibatan langsung,” kata analis pertahanan dari Middle East Institute, Firas Elias.

Dukungan Lama, Ancaman Baru

AS dan Jerman selama ini dikenal sebagai sekutu utama Israel, khususnya di bidang pertahanan.

Bahkan pada Oktober 2023 lalu, AS sempat mengirimkan kapal induk ke Mediterania Timur sebagai bentuk dukungan penuh terhadap Israel setelah serangan mendadak dari Hamas.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved