Angin Kencang Terjadi di Jogja, Berikut Doa Agar Terhindar dari Bahaya
Doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW ketika angin bertiup kencang.
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Joko Widiyarso
Ringkasan Berita:
- Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dilanda angin kencang pada Sabtu, 24 Februari 2026.
- Kondisi cuaca ekstrem ini dirasakan di berbagai titik, mulai dari kawasan permukiman hingga jalan raya, sehingga membuat masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
- Angin kencang yang terjadi di Jogja disebabkan oleh aktivitas cuaca tidak stabil yang masih berlangsung di wilayah Jawa bagian selatan.
TRIBUNJOGJA.COM - Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dilanda angin kencang pada Sabtu, 24 Februari 2026.
Kondisi cuaca ekstrem ini dirasakan di berbagai titik, mulai dari kawasan permukiman hingga jalan raya, sehingga membuat masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
Angin kencang yang terjadi di Jogja disebabkan oleh aktivitas cuaca tidak stabil yang masih berlangsung di wilayah Jawa bagian selatan.
Pada periode ini, terjadi pertemuan massa udara lembap, pertumbuhan awan hujan yang cukup intens, serta perbedaan tekanan udara yang memicu hembusan angin lebih kuat dari biasanya.
Selain itu, faktor peralihan musim juga turut memengaruhi kondisi cuaca. Pada masa pancaroba, arah dan kecepatan angin cenderung berubah-ubah dan dapat meningkat secara tiba-tiba, terutama saat disertai hujan deras dan awan cumulonimbus.
Kondisi tersebut membuat potensi pohon tumbang, baliho roboh, hingga gangguan aktivitas luar ruangan meningkat.
Baca juga: 5 Manfaat Istiqamah Membaca Doa Sebelum Keluar Rumah
Di tengah cuaca ekstrem seperti angin kencang, masyarakat tidak hanya diimbau untuk berhati-hati secara fisik, tetapi juga dianjurkan untuk memperbanyak doa.
Dalam ajaran Islam, terdapat doa khusus yang diajarkan Rasulullah SAW ketika angin bertiup kencang.
Doa Saat Angin Kencang
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا، وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا، وَشَرِّ مَا فِيهَا، وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan dari apa yang dibawanya. Dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya, keburukan yang ada di dalamnya, serta keburukan dari apa yang dibawanya.”
Doa ini menjadi bentuk pengakuan bahwa segala kejadian di alam semesta berada atas kehendak Allah SWT. Angin dapat membawa manfaat, namun juga bisa menjadi ujian bagi manusia.
Dengan membaca doa, umat Muslim diajarkan untuk tetap berharap pada kebaikan sekaligus memohon perlindungan dari segala kemungkinan buruk.
Selain menenangkan hati, doa juga menjadi pengingat agar manusia tidak bersikap lalai dan tetap mengutamakan keselamatan.
Di tengah angin kencang yang masih berpotensi terjadi, masyarakat Jogja diimbau untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar, mengamankan barang di luar rumah, membatasi aktivitas luar ruangan saat cuaca memburuk, dan tetap mengikuti informasi cuaca terkini
Semoga angin kencang segera mereda dan seluruh masyarakat senantiasa diberikan keselamatan.
(MG Shabrina Andini)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ARTI-Doa-Niat-Puasa-Ramadan-Satu-Bulan-Penuh-dan-Tiap-Malam.jpg)