Pasar Kangen Yogyakarta Hadir di Teras Malioboro 19-23 Juni 2025, Hadirkan Ragam Kuliner Nostalgia

Kangen Dolan Teras Malioboro merupakan kolaborasi antara Teras Malioboro sebagai pusat wisata belanja dan Pasar Kangen Jogja

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
Dok.Istimewa
PASAR KANGEN - Antusiasme pengunjung saat memadati gelaran Pasar Kangen di Yogyakarta, beberapa waktu lalu 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Beragam jajanan zaman dulu (jadul) bakal disajikan di Teras Malioboro, melalui kegiatan 'Kangen Dolan Teras Malioboro 2025' selama 19 – 23 Juni 2025 mendatang.

Kangen Dolan Teras Malioboro merupakan kolaborasi antara Teras Malioboro sebagai pusat wisata belanja dan Pasar Kangen Jogja, yang terkenal dengan keragaman kuiliner uniknya.

Lebih dari 50 stan akan menampilkan hidangan legendaris seperti tiwul, cenil, apem, wedang uwuh, dan limun jadul, yang membawa kehangatan rasa masa lalu yang otentik.

Dipusatkan di area parkir Teras Malioboro sisi Beskalan, gelaran tersebut bisa dinikmati masyarakat dan wisatawan sepanjang sore dan malam hari, pada pukul 13.00 – 22.00 WIB.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi, mengatakan agenda Kangen Dolan Teras Malioboro menjadi sebuah ruang hidup bagi nostalgia dan budaya Yogyakarta. 

Bukan tanpa alasan, nantinya pengunjung juga akan dikenalkan pada ruang terbuka yang nyaman untuk menikmati waktu sore dan malam hari, melalui Teras Amphitheater. 

"Setelah puas berburu kuliner dan jajanan tempo dulu di Pasar Kangen, pengunjung bisa langsung menikmati sajian pertunjukan ini secara gratis," tandasnya, Rabu (17/6/2025).

Baca juga: Hampir Dua Pekan Menganggur, Pedagang dan Jukir Eks TKP ABA Berharap Bisa Segera Bekerja

Benar saja, panggung Teras Amphitheater outdoor Teras Malioboro bakal menghadirkan berbagai pertunjukan seni yang tentu memanjakan mata dan telinga. 

Mulai dari musik angklung, keroncong, hingga akustik dari komunitas lokal, tampil secara bergiliran untuk membawa suasana Yogyakarta yang hangat dan penuh warna. 

"Nggak perlu khawatir soal tempa duduk, area amphitheater yang luas dan nyaman siap menampung pengunjung untuk bersantai dan menikmati malam penuh kesan," cetusnya.

Dengan traffic pengunjung yang tinggi, pihaknya berharap tercipta efek berlapis atau layer effect yang berdampak pada sisi promosi, penjualan, hingga penguatan branding tenant.

Hal tersebut, selaras dengan tujuan penggunaan Dana Keistimewaan DIY, yang berdampak langsung untuk warga masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di Teras Malioboro.

"Melalui keterlibatan langsung dan pengamatan terhadap jalannya acara, para tenant otomatis dapat menyerap berbagai ilmu," terangnya.

"Mulai dari cara penyajian dan keunikan produk, kreativitas  seni dalam promosi, hingga bagaimana menciptakan daya tarik khas seperti yang ditampilkan di Pasar Kangen," urai Siwi.

Kepala Balai Layanan Usaha Terpadu DIY, Hellen Phonica, menambahkan, kegiatan ini diharapkan bisa mendorong penguatan brand awareness Teras Malioboro secara offline maupun online di media sosial. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved