Dipinjam Warga, Kendaraan Roda Tiga Milik Pemdes Ngering Klaten Tercebur Parit

Kendaraan itu dipinjam oleh warga Desa Bakung, Kecamatan Jogonalan, bernama Arwanto, dari pengelola Bumdes Ngering, pada Minggu

Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Yoseph Hary W
Istimewa
LAKA: Kondisi kendaraan roda tiga milik Pemdes Ngering yang diduga mengalami kecelakaan tunggal dan tercebur parit saluran irigasi di Jalan Raya Karangwuni-Pedan, Desa Dlimas, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Minggu (8/6/2025). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, DewiRukmini

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Sepeda motor roda tiga milik Pemerintah Desa (Pemdes) Ngering, Kecamatan Jogonalan, diduga mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Karangwuni-Pedan, Desa Dlimas, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Minggu (8/6/2025).

Kendaraan roda tiga tersebut sempat tercebur ke parit saluran irigasi dan mengalami kerusakan di beberapa bagian. 

Kepala Desa Ngering, Nicolaus Rahmanto, membenarkan adanya kejadian tersebut. Rahmanto menyebut sepeda motor roda tiga itu adalah kendaraan operasional Pemdes Ngering yang dikelola oleh Bumdes setempat. 

Dikatakan, kendaraan itu dipinjam oleh warga Desa Bakung, Kecamatan Jogonalan, bernama Arwanto, dari pengelola Bumdes Ngering, pada Minggu (8/6/2025) pagi.

"Katanya mau dipinjam untuk ambil benih ikan lele, tapi kami tidak tahu ambilnya dimana. Terus kemarin (8/6/2025) sore saya dapat kabar terjadi kecelakaan itu," ucap Rahmanto saat dihubungi, Minggu (8/6/2025) malam.

Setelah mengetahui informasi tersebut, Rahmanto mengaku lantas menghubungi pengelola Bumdes dan orang yang meminjam kendaraan itu.

Ternyata, kendaraan tersebut dipinjam oleh tetangga Arwanto yang biasa dipanggil Boncu.

Pria bernama Boncu itu yang mengalami kecelakaan saat membawa kendaraan roda tiga milik Pemdes Ngering hingga tercebur ke parit irigasi. 

"Informasinya kecelakaan tunggal, tapi kami belum tahu kejadian awalnya seperti apa," katanya. 

Dia menjelaskan bahwa pengendara kendaraan roda tiga itu sempat dilarikan ke IGD rumah sakit dan mendapatkan penanganan rawat jalan.

Namun, saat sampai rumah korban mengeluh merasa sakit dibagian punggung. Sehingga dibawa lagi ke rumah sakit untuk dirongsen. 

Menurutnya, kendaraan roda tiga itu mengalami kerusakan cukup parah di bagian roda depan, bumper, dan lampu. Saat ini kendaraan sudah dievakuasi dan sempat dititipkan di sebuah gudang pupuk dekat lokasi kecelakaan.

"Kendaraan itu sehari-hari hanya di kantor, paling dipakai untuk mengangkut meja dan kursi saja. Kalau warga paling pinjam di sekitar desa , tidak pernah dipinjam untuk keluar-keluar," tandasnya. (drm)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved