Iduladha 2025

Melihat si Bagong, Sapi Terbesar di Kota Magelang, Hewan Kurban Presiden Prabowo

Sapi jantan miliknya yang diberi nama Bagong, dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai hewan kurban.

Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Yoseph Hary W
Tribunjogja.com / Yuwantoro Winduajie
SAPI KURBAN: Sapi bernama Bagong milim Kasidi (63), seorang peternak sapi asal Nambangan RT 04/RW 20, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang. 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG – Senyum merekah terpancar dari wajah Kasidi (63), seorang peternak sapi asal Nambangan RT 04/RW 20, Kelurahan Rejowinangun Utara, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

Pasalnya, sapi jantan miliknya yang diberi nama Bagong, dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai hewan kurban.

Sapi jenis simmental berwarna merah tersebut memiliki bobot mencapai 849 kilogram saat ditimbang.

Rencananya, sapi itu akan disalurkan untuk kurban di Masjid Agung Kauman Magelang.

“Bagong itu sudah saya pelihara 2 tahun. Dulu, beli harga Rp 12,5 juta saat usia 6 bulan dari Wonosari, Gunungkidul. Saya pelihara 2 tahun,” ujar Kasidi kepada wartawan di rumahnya, Kamis (5/6/2025).

Menurut informasi dari Kepala Bidang Peternakan dan Perikanan, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, drh Diana Widiastuti, sapi peliharaan Kasidi merupakan yang paling besar di wilayah Kota Magelang.

Setelah dilakukan penawaran, akhirnya disepakati harga Rp 60 juta untuk sapi tersebut.

“Saya sempat nawar Rp 60,25 juta. Terus harga jadi Rp 60 juta. Sekarang usianya kira-kira 2 tahun 6 bulan,” lanjut Kasidi.

Kasidi menyebut, selain Bagong, ia juga memelihara seekor sapi jantan lainnya yang berukuran lebih kecil.

Sapi kedua tersebut juga telah laku terjual kepada pembeli asal Temanggung.

“Yang satu harga Rp 16 juta dan di sini baru 6 bulan (pelihara). Sudah bisa buat kurban usia 2 tahunan, tapi jenis kecil,” ucapnya.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah memelihara sapi sejak tahun 1986, dan baru kali ini sapi peliharaannya dibeli oleh seorang presiden.

Ia pun memastikan, sapi tersebut sudah melalui pemeriksaan dari pihak Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang sebelum diserahkan.

“Alhamdulillah, sapi sehat. Ini (selama pelihara) harga paling tinggi (jual). Biasanya Rp 35 juta, Rp 37 juta, ini Rp 60 juta. Dikirim ke Masjid Agung,” katanya.

Dia pun merasa bangga sapi miliknya dibeli oleh presiden, apalagi disebut-sebut sebagai yang paling besar di Kota Magelang.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved