KABAR GEMBIRA! Subsidi BBM, LPG 3 Kg, dan Listrik Dipastikan Tetap Berlanjut di Tahun 2026
Pemerintah memastikan subsidi energi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM), gas elpiji (LPG) 3 kilogram, dan listrik akan tetap berlanjut pada tahun 2026
Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Bunga Kartikasari
Proses pencatatan akan dilakukan by name by address, sehingga hanya masyarakat yang berhak yang mendapatkan bantuan ini.
Transformasi dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan data, infrastruktur distribusi, serta kondisi sosial ekonomi di lapangan.
Baca juga: Cek Ketentuan Diskon Tiket Kereta KAI Hingga 20 Persen, Berlaku 15 Juni-15 Juli 2025
3. Subsidi Listrik Fokus untuk Masyarakat Miskin dan Rentan
Pemerintah juga akan tetap memberikan subsidi listrik, namun hanya kepada rumah tangga miskin dan rentan. Untuk kelompok pelanggan lainnya, tarif akan disesuaikan.
Evaluasi menunjukkan bahwa saat ini subsidi untuk pelanggan R1 450 VA masih belum tepat sasaran karena diberikan ke seluruh pengguna dalam golongan tersebut.
Ke depan, kebijakan akan diarahkan agar subsidi listrik hanya diberikan kepada rumah tangga yang benar-benar layak menerima.
Hal ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan fiskal negara.
Dengan berbagai langkah ini, pemerintah berupaya menjaga keseimbangan antara dukungan terhadap masyarakat dan kesehatan anggaran negara di tengah tantangan global.
( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )
| Jadwal dan Lokasi Pemeliharaan Jaringan Listrik di DIY Jumat 24 April 2026 |
|
|---|
| Nasib Bus Sekolah Gunungkidul di Tengah Kenaikan BBM, Dishub Hitung Ulang Anggaran Agar Tetap Jalan |
|
|---|
| Taklukan Electric PLN Lewat Drama Lima Set, Popsivo Polwan Rebut Juara Tiga Proliga 2026 |
|
|---|
| Info Jadwal dan Lokasi Pemeliharaan Jaringan Listrik PLN di DIY Kamis 23 April 2026 |
|
|---|
| Popsivo Sikat Electric PLN 3-0, Smarzek–Pena Bawa Satu Kaki ke Podium Tiga Proliga 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/selama-pstkm-di-di-yogyakarta-pertamina-tetap-siagakan-stok-bbm-dan-lpg.jpg)