Menengok Seno, Sapi Kurban Presiden Prabowo di Gunungkidul yang Dijaga Ketat 24 Jam

Sapi berbobot 860 kilogram itu diberi nama Seno. Seno pun mendapatkan perlakuan khusus dan dijaga selama 24 jam untuk memastikan kesehatannya. 

Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Yoseph Hary W
Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
SAPI PRABOWO: Suraya saat menunjukkan sapi Seno yang dibeli oleh Presiden Prabowo, pada Jumat (23/5/2025) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Nanda Sagita Ginting 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sapi peranakan ongole (PO) milik Suraya (60) warga Padukuhan Tempuran Wetan, Kalurahan Kampung, Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo untuk Iduladha 2025.

Sapi berbobot 860 kilogram itu diberi nama Seno. Seno pun mendapatkan perlakuan khusus dan dijaga selama 24 jam untuk memastikan kesehatannya. 

"Setiap hari dijaga dan setiap malam ditengok ke kandang untuk keamanan. Selain itu, setiap dua hari sekali mendapatkan kunjungan dari dokter hewan ," ujar Suraya di lokasi pada Jumat (23/5/2025).

Selain dijaga ketat, sapi berwarna putih ini pun diberikan perlakuan khusus mulai pemberian makanan hingga perawatannya.

"Makanannya sangat dijaga dan spesial. Kalau pagi diberi makan buah pepaya. Kemudian, diberi  polar, rumput segar, hingga damen atau pohon padi. Untuk perawatannya itu setiap pagi dibersihkan, sebelum saya mandi ini sapi sudah mandi duluan," ungkap dia.

Suraya pun menceritakan mulanya dia tidak ingin menjual sapinya tersebut. Lantaran, sudah merasa cukup karena sudah  menjual satu ekor sapi yang lain.

"Kebetulan satu ekor sapi  sudah duluan terjual. Jadi, memilih tidak menjual lagi, 
memang mau tahan dulu Seno ini sampai bobotnya 1 ton untuk tahun depan," terangnya.

Namun di luar dugaannya, sapi miliknya tersebut malah ditawar oleh Presiden Prabowo Subianto. Mulanya, dirinya didatangi oleh pihak  Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul, dan  menjadi salah satu kandidat dari tujuh sapi yang diajukan se-Gunungkidul.

Akhirnya, dirinya pun mengikhlaskan, sapi berusia 3,5 tahun itu dibeli oleh Presiden Prabowo. 

"Senang sekali bisa dibeli presiden, padahal saya tidak menawarkan. Kebetulan kandang saya terletak di pinggir jalan, dan ada petugas dari dinas yang datang. Akhirnya, saya setuju dibeli Presiden Prabowo dengan harga Rp70 juta,"  terangnya.

Dia menuturkan sapi ini akan tetap berada di kandang sampai H-1 Idul Adha nanti, dan akan dikirim ke sebuah Pondok Pesantren di Kapanewon Girisubo.

"Nanti akan disembelih di Pondok Pesantren di daerah Girisubo," kata dia. 

Sementara itu, Kepala DPKH Gunungkidul Wibawanti Wulandari menyebutkan sebenarnya  ada 7 ekor sapi asal Bumi Handayani yang diajukan kepada  Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun 2025. Namun, hanya 3 ekor yang lolos seleksi. 

"Kita mengajukan 7 ekor, ada 3 ekor yang lolos menjadi sapi kurban Bapak Presiden," pungkasnya (ndg)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved